Politik dan Pemerintahan

Pengamat Menilai Kansil Harusnya Hati-Hati

Manado – Meski mendapat undangan khusus dari DPP PDIP sebagai kandidat calon wakil gubernur (Cawagub) Sulut Dr Djouhari Kansil engamat menilai Kansil sebagai cawagub istimewa harusnya hati-hati.

“Karena keistimewaan itu seharusnya Kansil harus hati-hati mengambil sikap dalam memenuhi undangan apalagi di hari kerja,” ujar Pengamat Politik dan Pemerintahan Taufik Tumbelaka.

Hal itu dimaksudkan Tumbelaka karen Kansil masih aktif sebagai Wakil gubernur Sulut yang notabene akan menjadi sorotan publik.

“Keistimewaan Kansil sebagai cawagub karena merupakan incumbent dibanding dengan calon lainnya,” ujar Tumbelaka.

Pasalnya, dari 19 bakal calon kepala daerah yang di undang PDIP tak satupun orang birokrat aktif yang masuk daftar rekrutan partai berlambang banteng ini.

DR Djouhari Kansil seperti diinformasikan sumber terpercaya, Selasa (7/7/2015) malam melakukan pendaftaran dan pengisian formulir berkas pencalonan dirinya sebagai bakal calon wakil gubernur melalui Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).

Pada Rabu (8/7/2015) Kansil juga memenuhi undangan untuk melakukan tes Psikologi, tes tertulis dan wawancara yang di gelar oleh Himpuman Psikolog Indonesia (HIMPSI) dan DPP PDIP di Kantor DPP-PDIP jalan Diponegoro.

Seperti diketahui, 19 calon yang di undang PDIP, 5 dari internal partai dan 14 dari eksternal.

Mereka adalah,  HR Makagansa, Toni Supit, Teddy Kumaat, James Sumendap, Jabes Gaghana, Hanny Sondakh, Robby mamuaja, Jerry Sambuaga, Gleen Kairupan, Lucky Korah, Yasti Suprejo, Tatong Bara, Gretty Tielman, Virgie Baker, Felly Runtuwene, SVR, Robby Tuilan, Donny Makaniman,Jefrry Wuragian.

Satu tanggapan untuk “Pengamat Menilai Kansil Harusnya Hati-Hati”

  1. dari Sisi Dukungan Birokrasi maka lebih baik Pak OD mengambil Pak Makagansa (HR), krn pasti Pak Jabes Geghana akan mati-matian memenangkan Pasangan ini di Kepulauan Sangihe krn tgl 14 Agustus 2015 Pak DK sdh dtk sbg Incumbent, dari sisi Dukungan Komunitas maka masih Pak HR (Sangihe) lebih besar Pemilihnya dibandingkan Pak DK krn Pak DK berasal dari SITARO…

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara