Dalam sambutannya, Rektor menilai tema kuliah umum tersebut sangat relevan dengan kondisi dunia saat ini yang sedang mengalami perubahan geopolitik secara cepat dan dinamis.
Menurutnya, Indonesia harus mampu memanfaatkan kekuatan sumber daya manusia, kekayaan alam, serta persatuan nasional sebagai modal utama menghadapi tantangan global.
“Sebagai perguruan tinggi yang berada di kawasan strategis, Unsrat memiliki tanggung jawab untuk menghasilkan lulusan yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki wawasan kebangsaan, integritas, jiwa kepemimpinan, serta kemampuan beradaptasi terhadap perubahan global,” tuturnya.
Ia berharap kuliah umum tersebut dapat memperkaya wawasan mahasiswa sekaligus memperkuat pemahaman mereka tentang pentingnya menjaga persatuan, kedaulatan, dan kepentingan nasional di tengah dinamika dunia yang terus bergerak.
“Saya mengajak seluruh mahasiswa memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya. Kiranya apa yang disampaikan narasumber dapat menjadi bekal bagi mahasiswa untuk mempersiapkan diri sebagai pemimpin bangsa di masa depan,” pungkasnya.
