
Manado – Soal pembangunan gereja, Gubernur Olly Dondokambey ternyata memiliki pengalaman menarik.
Olly Dondokambey mengisahkan ketika menjadi Caleg DPR-RI pada 1999 saat bersamaan dia dipercayakan sebagai ketua pembangunan gereja.
“Saya ketua pembangunan gereja di Bekasi dekat rumah saya. Beli tanah dan bangun gereja hingga selesai namun masih kosong, belum ada kursi, meja, pastori dan perlengkapan lainnya,” jelas Olly Dondokambey ketika sambutan di ibadah peresmian dimulainya pembangunan gedung baru GMIM Yarden Dendal, Minggu (24/2/2019) pagi.
Ketika itu karena menjadi Caleg Olly Dondokambey memaksa dan meminta kepada pendeta ketua jemaat mengundang ketua Sinode GPIB untuk meresmikan gereja.
“Tapi pendeta bilang gereja belum siap diresmikan karena perlengkapan seperti kursi, meja dan lainnya belum ada. Saya mau buang badan karena Caleg, akhirnya tidak jadi (tidak terpilih),” terang Dondokambey.
Olly Dondokambey merenungkan kenapa tidak terpilih? Padahal PDI-Perjuangan saat itu menang besar di Pemilu.
“Setelah merenung baru saya sadari saya tidak terpilih akibat meninggalkan pembangunan gereja,” tandas Dondokambey.
Setelah itu Olly Dondokambey melanjutkan pembangunan gereja, kumpul ulang panitia, bangun pastori hingga tiga, perluas parkir, bangun fasilitas anak dan lainnya.
“Akhirnya 2004 saya terpilih, berkat datang terus hingga menjadi gubernur. Tidak selamanya kita berkesempatan bangun rumah Tuhan. Pesan saya cuma satu, mari kita menjaga kerukunan sehingga damai sejahtera menjadi milik kita,” pungkas Dondokambey.
(JerryPalohoon)
