Aksi Demo BMI
Manado – Aksi demo yang dilakulan masa yang mengatasnamakan Brigade Manguni Indonesia (BMI) di kantor Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) XI Desa Suwaan, Kecamatan Kalawat, Rabu (3/9/2014) siang, yang menuntut BPJN XI membatalkan proyek pembangunan jalan tol Manado-Bitung, membuka kembali tahap pelelangan tender dan meminta aparat memeriksa adanya persekongkolan tender mendapat tanggapan dari pemerintah Provinsi Sulut.
Melalui Asisten Perekonomian dan Pembangunan Drs Sanny Parengkuan MAP ditemani Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekretariat Daerah Provinsi Sulut Edwin Silangen, SE, MS, Kepala Biro Pemerintahan dan Humas Linda Watania, M.Si serta Kabag Humas Sulut DR Jemmy Kumendong dalam jumpa pers di ruang Mapaluse kantor gubernur Sulut Kamis (4/9/2014).
Parengkuan menyatakan, pihaknya tidak bisa menginterfensi panitia dalam proyek tol Manado-Bitung, hanya saja pemerintah Provinsi akan berkoordinasi dengan Kementerian PU menindaklanjuti aksi demo tersebut.
“Gubernur tidak bisa interfensi panitia karena nanti dianggap KKN, hanya saja kita akan menyurati Kementerian PU. Kalau dianggap (tol Manado-Bitung) ada keganjilan, masyarakat berhak memberikan penilaian,” ujarnya.
“Tender tol Manado-Bitung ini baru awal, anggaran pemerintah pusat untuk pembangunan proyek tersebut sekitar 65 m sudah ribut, apalagi kalau berikut akan dikucurka triliunan rupiah,” tegasnya. (rizath polii)
Baca juga:

