Dari kronologis surat menyurat serta tanggapan dari Direktur, Ketua Senat dan Ketua Panitia Pemilihan Direktur Politeknik Negeri Manado menunjukkann adanya penolakan dari Direktur, Ketua Senat dan Ketua Panitia Pemilihan terhadap pencalonan Prof. Dr. Debby Willar.
Kondisi tersebut menunjukkan tidak adanya unsur netralitas dan keadilan dari pihak-pihak tersebut dan hal ini membuat pertanyaan mengapa Prof. Dr. Debby Willar diperlakukan tidak adil dan dihambat proses pencalonannya.
“Dengan adanya pemilihan Direktur saat ini, kami dan sebagian besar sivitas akademika sangat berharap terjadinya perubahan yang menuju pada perbaikan kehidupan kampus Politeknik Negeri Manado yang lebih baik. Perbaikan yang diharapkan terkait kesejahteraan tenaga pendidik dan tenaga kependidikan, transparansi keuangan, serta fasilitas belajar yang lebih layak untuk mahasiswa,” ungkap Mariska Walean SE MSi, salah satu Anggota Senat Politeknik Negeri Manado yang juga selaku Sekretaris Panitia Pemilihan Direktur.
Sebagaimana diketahui, bahwa keinginan-keinginan dari civitas akademikika sangat sejalan dengan visi misi Prof. Debby Willar, dimana mutu perguruan tinggi perlu didukung dengan SDM yang unggul dan berintegritas.
Prof Debby Willar merupakan sosok yang sangat tepat untuk menjadi Direktur Politeknik Negeri Manado periode 2020-2024 dengan kompetensi yang dimilikinya demi mendukung pencapaian visi misi Bapak Presiden Joko Widodo menciptakan SDM yang unggul.
“Saya dan rekan-rekan Senat Politeknik Negeri Manado juga tak lupa menyampaikan terima kasih kepada Anggota DPD RI DR Maya Rumantir MA PhD yang sudah menerima aspirasi atas permasalahan yang ada di salah satu institusi pendidikan kebanggaan Sulawesi Utara ini,” ucap Mariska Walean.
(***/Frangki Wullur)
