Berita Utama

Pemerintah Diskriminasi Rakyat Soal Mitan

Pemerintah Diskriminasi Rakyat Soal Mitan
Tabung Gas LPG 3 Kg

Amurang—Ternyata setelah beberapa bulan lamanya warga Sulawesi Utara menerima bantuan tabung gas LPG 3 Kg. Maka, dipandang perlu, bahwa rakyat Sulut telah didiskriminasi pemerintah sendiri. Pasalnya, akibat dari diskriminasi warga pun sangat sulit mendapatkan persediaan minyak tanah. Parahnya, banyak warga ikut stres akibat minyak tanah dijual dengan harga Rp 12 ribu/liter.

‘’Beginikah pemerintah kita saat ini? Mereka bukannya mau membantu rakyat pada umumnya. Malahan membuat rakyat stres akibat diskriminasi. Lagipula, rakyat pun sulit mendapatkan pasokan minyak tanah. Minyak tanah justru lebih mahal dari premium,’’ kata Bram Johannis, tokoh koperasi Minsel yang masih terlihat kuat ini.

Menurut Johannis, jangankan rakyat stres. Kadang kalah, rakyat sedih melihat kelakuan pemerintah baik kategori oknum melakukan korupsi sekaligus hanya memperkaya diri sendiri. Tapi, itulah pemerintah Indonesia.

‘’Sedanngkan rakyat Indonesia dan Sulawesi Utara pada umumnya hanya angguk-angguk kepala. Begitupula dengan rakyat Minahasa Selatan sendiri. Lantaran, tidak lagi bisa mendapat minyak tanah. Maka dengan terpaksa harus membeli tabung gas LPG 3 Kg,’’ jelas Ketua KUD Era Baru Amurang ini.

Lebi sedih lagi, rakyat bahkan selalu dibodohi adanya spekulasi harga-harga 9 bahan pokok yang dijual pedagang. Karena, pemerintah tak kuasa melakukan pengawasan. Paling-paling kalau disampaikan, pemerintah sendiri hanya menyebut akan menindak dengan segera.

‘’Beginikah wajah pemerintah Indonesia dan Sulawesi Utara serta Minahasa Selatan?’’ tanya om Bram-demikian panggilan Johannis tersebut. (and)

 

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara