Airmadidi – Bukan main kinerja dari Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (PPKAD) Pemkab Minut, dari target Rp 800 juta per tahun, cuma dapat Rp 1 juta dari pemasukan pajak pengusaha sarang burung walet.
“Ini musibah, bayangkan dari target Rp 800 juta, Pemda hanya dapat Rp 1 juta. Dinas PPAD ada kerja apa?,” kata Denny Sompie anggota pansus DPRD Minut pada beritamanado.com, akhir pekan lalu.
Ketika pihak pansus menanyakan hal tersebut ke dinas terkait, ternyata jawabannya pihak dinas kesulitan mencari pemilik sarang burung walet.
“Seharusnya dinas bisa melakukan police line, cuma ini Pemkab Minut masih berbenah dan memberikan toleransi,” kata Sompie.
Sompie mengaku tak mau berkomentar apakah uang pajak ada deal atau kesepakatan dengan oknum pejabat atau sudah dibayarkan ke oknum pejabat.
“Kalau soal deal-deal atau uang masuk ke kantong lain itu saya tidak tahu, yang jelas pemasukan pajak itu sangat rendah sekali, pemerintah harus tegas dalam hal ini,” tandas Sompie. (rbn)
