
MANADO – Berhembus kabar munculnya nama-nama pejabat dari Pemkot Manado untuk mengisi jabatan Kepala Biro maupun Kepala Dinas di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulut.
Nama-nama seperti Boy Naray, Evans Steven Liow dan sejumlah nama lainnya yang berasal dari Pemerintah Kota Manado dikabarkan akan menempati posisi di Pemprov Sulut.
Boy Naray misalnya, diprediksi akan Menjabat Kadis PU Provinsi, dan Liow nantinya akan menjabat Kepala Biro Umum atau Kepala Biro Pemerintahan Provinsi Sulut.
Bahwa Pemprov Sulut dalam waktu dekat ini akan melakukan roling besar-besaran tidak dibantah Kepala Badan Kepegawaian Daerah Sulut Drs. Roy M. Tumiwa, M.Pd, saat ditanya para wartawan diruang kerjanya, Kamis (25/8).
Sebelumnya Pemkot Manado melakukan rolling Rabu (24/08/2011) kemarin dan salah satu pejabat yang terkena rolling adalah Evan Steven Liow. (jrp)

@heri : jgn salah stbilitas birokrasi di pemko justru akan terancam apbila tidak ada rolling, krn justru politik dengan menadji skpd yang ‘loyalis ganda’ ini yang dpat menimbulkan instabilitas…spa kwa yang nintau pa shs , ahli strategi dia mar kali ini dia kewalahan head to head dengan dp murid…hehehehe…contoh dp strategi amper samua kab kota itu sekda dia taruh dp orang sampe di DPD demokrat dia bakuat dp anak month jadi sekum mar cm dpa wakil sekum so itu dia nimau hadir di pelantikan pak veky, jadi so dapalia jelas cm suka menang sandiri, dia nimau month lia putra daerah month sukses, WTP cm pemprop kong kab kota nyanda sebenarnya pemprop musti bimbing itu kab kota dpa WTP bukang lari sandiri bagitu,hehehe…month suka polo dunia ini…
So itu jang skolah talalu tinggi. Supaya ndak stress kalu ndak dapa jabatan…. hehehehe….. Mar kalu kebijakan Pemprov so betul2 memihak rakyat, kiapa masih banyak org miskin di Sulut? Talalu banyak iven internasional, nintau ada depe dampak… Kita tanya pa teman2 bule yg kita baru bakudapa: ngoni pernah dengar Manado? North Sulawesi? Bunaken? Sayang sekali belum pernah kita dapa orang mengangguk….. hahahahaha….
yang pasti pemprop menggunakan kewenanganya untuk jadi alat politik…pihak tertentu…….
@Acong: seribu persen setuju bung.
Setidaknya ba lia tu senioritas di kantor itu masa ada skola sampe s2 s3 kong golongan tinggi , masa pegawai baru mo ganti ?? Cuma karna tim sukses waktu pilkada inikan seno namanya!!! Yg jelas pemkot payah pemprov yess
ta pe maksud oto dinas yg da dem… hehehe…
Acong, apanya yg lebih bijak? So sama jo noh….. hehehehe…. Maar kita rasa lucu kwa kalu ada org protes kalu pejabat dapa non-job. Kalu semua pejabat musti ada jabatan samua, noh beking jo dang bermacam2 jabatan supaya mo taruh akang pa dorang samua….. hehehehehe…..
Btw, bgmn kabar tu oto2 pemkot yg da dem di zaman seorang pejabat? Kt dgr rupa banyak yg di dem…. hehehehehe……
Kebijakan pemprov lebih baik jao dari pada kebijakan pemkot yg tidak pro rakyat dan monopoli seluruh proyek
Usul: coba kuak di SULUT, kalo Sekprov ato Sekda cuma buat 2 taong, supaya ada regenerasi katu noh. Kalo so lebe dari 2 taong itu Sekda, berarti regenerasi orang deng jabatan so nyandak bajalang. Sekprov en Sekda itu musti berubah, tapi program musti jalan terus, sinambung deng sinergis.
Terserah ?ö pa @pembaca/admin beritamanado.com ?ö, saya hanya menyampaikan realita yang ada, saya harap @pembaca/admin mengelola beritamanado.com yang lebih independen dalam menyampaikan berita..
bgmn kalu pak monareh torang usul sekkot seumur hidup jo dang… supaya oom heri senang….. hehehehehe…..
@Anes: hal yang wajar gmana???? Sebagian besar pejabat yang dinonjobkan adalah pejabat2 cerdas, berprestasi, dan mempunyai kinerja bagus. Rolling kali ini jelas2 tidak sesuai ketentuan.. Pak Harold Monareh pejabat cerdas dan berkinerja baik (terbukti Sekot di 5 walikota) selama memegang jabatan sekot, opini BPK atas LKPD Kota Manado meningkat dari Disclaimer menjadi WDP, dan banyak terobosan2 yang dilakukan beliau, termasuk banyak menciptakan pelayanan publik yang tidak berbelit-belit dan menjaga stabilitas pemerintahan ditengah kisruh pergatian walikota sebanyak 5 kali. Hanya karena hasutan/bisikan2 setan (penjilat/mabuk kekuasaan) dan kepentingan politik beliau diganti. Saya sebagai warga Kota Manado merasa kecewa dengan kepemimpinan Vicky-Ai.. Politik boleh berada di dalam lingkungan Birokrasi, tetapi jangan sampai Politik menguasai stabilitas Birokrasi. Sebagai warga Manado kami bangga mempunyai seorang birokrat handal seperti pak Harold, tetapi untuk saat ini kami sudah tidak bangga dan tidak respek lagi terhadap kepemimpinan Vicky-Ai… Terlalu banyak penghasut dan penjilat kekuasaan….
ROLING PEJABAT ITU KAN BIASA, DALAM HAL INI TIDAK ADA YANG LUAR BIASA. PEJABAT YANG TIDAK BERPRESTASAI HARUS MENERIMA INI SEBAGAI SUATU DEDIKASI, MUNGKIN DITEMPAT YANG BARU NANTI KETIKA DITEMPATKAN AKAN BERPRESTASI. BANYAK KALANGAN BAIK DIMASYARAKAT MAUPUN AKADEMISI MELIHAT INI SEBAGAI SESUATU YANG WAJAR KARENA SEPERTI CONTOH STEVEN LIOW KINERJANYA MEMANG TIDAK MEMPERLIHATKAN ADANYA SUATU KEMAJUAN YANG BERARTI DAN JUGA TIDAK ADA NILAI TAMBAHNYA SAMA SEKALI BAGI PEMKOT MANADO. JADI SANGAT WAJAR KALAU DIA ITU DIROLING. (ANNES SUPIT.S.S. WKL KETUA BIDANG IDIOLOGI GAMKI MANADO)