MANADO – Kader PDIP Kelurahan Bumi Beringin (Bumber) tetap meminta Musyawarah Ranting (Musran) Moncong Putih di kelurahan tersebut diulang. Dasar pengulangan Musran PDIP Bumber kata, James Saliim, Sekretaris Ranting PDIP Bumber, pelaksanaan Musyawarah Anak Ranting (Musaran) di Lingkungan III dan IV Kelurahan tersebut, digelar tanpa sepengetahuan pengurus Ranting Bumber demisioner, serta tidak sesuai dengan ketentuan dan Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/RT) partai.
”Kalau mau PDIP menjadi lebih besar jangan biarkan ada oknum petinggi partai yang melakukan intervensi. Perjuangan kami (kader PDIP) di Bumber mempertahankan suara agar signifikan sangat berat, jadi kami berharap Pelaksana tugas (Plt) Ketua PAC Wenang, yakni Agustien Kambey, tidak melakukan intervensi yang imbasnya bisa menurunkan suara partai pada 2014, dan 2015 mendatang, ”ujar Saliim kepada beritamanado, Senin (28/2).
Dia mengaku, dengan adanya intervensi dari Plt Ketua PAC Wenang, maka banyak kader PDIP di Kelurahan Bumi Beringin, terlebih di lingkungan Satu, dan Dua yang menyatakan kecewa, serta berniat keluar dari kader PDIP. ”Banyak juga simpatisan yang menyatakan kekecewaannya, dan langsung beralih menjadi simpatisan parpol lain, ”ujarnya.
Kandidat Ketua PAC
Sementara itu, menjelang Pemilihan Pengurus Anak Cabang (PAC) Wenang, sejumlah nama kabarnya akan bersaing memperebutkan kursi Ketua PAC. Antara lain, Kiki Tamara, Johny Kandouw, Ateng, dan beberapa kader PDIP Wenang lainnya yang dinilai potensial. Menyikapi ini, Tonny Missa, simpatisan PDIP Kelurahan Bumi Beringin, berharap agar dalam pemilihan pengurus PAC PDIP Wenang tidak ada intervensi pengurus DPC PDIP Manado, termasuk Plt Ketua PAC Wenang yang ada saat ini. ”Biarkan proses demokrasi berlangsung secara alami, tanpa ada intervensi. Karena intervensi akan membuat partai ini pecah, ”ujar Tonny. (abm)
