Berita Utama

Patung Toar-Lumimuut, Objek Wisata Budaya

Patung Toar-Lumimuut, Objek Wisata Budaya
Patung Legenda Toar-Lumimuut di Komo Luar (Foto Beritamanado)

MANADO – Terletak di kelurahan Komo Luar Kecamatan Wenang, sekitar 1,5 km dari pusat kota Manado atau 10 menit waktu perjalanan yang dapat ditempuh dengan angkutan darat.

Nampak indah dan mengagumkan menghiasi wajah Kota Manado. Patung Toar-Lumimuut mengingatkan pada sejarah orang Minahasa. Alkisah seorang yang bernama Karema mengucapkan doa didepan sebuah batu karang. Tiba-tiba batu karang itu terbelah dan keluarlah seoarang wanita cantik dan diberi nama Lumimuut, yang artinya wanita yang tercipta dari batu karang. Setelah melalui suatu upacara, yakni Lumimuut berdiri menghadap arah barat yang sedang berhembus angin kencang, tiba-tiba Lumimuut hamil lalu melahirkan seorang anak laki-laki perkasa yang kemudian diberi nama Toar. Akhirnya Toar mengawini ibunya Lumimuut dan keturunan mereka hidup sepanjang masa.

Merupakan obyek wisata kunjungan budaya dan wisata sejarah. Kegiatan wisata yang dapat dilakukan berupa mengenal sejarah mahluk manusia pertama yang mendiami tanah Malesung atau Minahasa.

5 tanggapan untuk “Patung Toar-Lumimuut, Objek Wisata Budaya”

  1. Kalaulah Patung tersebut ingin di jadikan sebagai salah satu obyek wisata itu tdk masalah yg penting jgn lupa perawatannya..

  2. :: menurut saya: legenda juga berharga karena itu salah satu peninggalan sejarah yang tidak semua orang tau… dan tidak harus di pandang negatif justru mengambil sisi positif dari cerita tersebut untuk dikembangkan. trims.

  3. bukankah itu hanya sebuah ‘legenda’… umumnya legenda adalah fiktif, hanya dapat merusak moral manusia yang mana segelintir orang akan beranggapan negatif bahwa derajat orang minahasa sangat rendah (kok keturunannya dari anak kawin ibu)… mohon maaf kalau komentar ini dianggap melawan sejarah/budaya/adat.

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara