Kota Manado

Paskah Nasional 2026 di Manado, Nikson Silalahi: Jangan Tanpa Pembaruan Diri

Paskah Nasional 2026 di Manado, Nikson Silalahi: Jangan Tanpa Pembaruan Diri
Nikson Silalahi

Penulis: Sri Surya | Manado

Perayaan Paskah Nasional 2026 di Manado tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga momentum refleksi spiritual bagi masyarakat luas.

Ketua Umum Gerakan Kristiani Indonesia Raya (Gekira), Nikson Silalahi, mengajak seluruh umat Kristiani untuk memaknai Paskah sebagai titik pembaruan diri dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam sikap maupun dalam relasi sosial.

ADVERTISEMENT

Menurutnya, Paskah seharusnya menjadi refleksi mendalam atas nilai pengorbanan dan kasih yang kemudian diwujudkan dalam tindakan nyata di tengah masyarakat.

“Jangan sampai ada orang setelah mengikuti Paskah, tidak ada pembaruan dalam diri, dalam bersikap, dalam berkomunikasi kepada orang lain. Artinya kita satu sama lain harus menganggap bahwa kita harus menjadi jalan berbagi kepada setiap orang,” ujar Nikson.

Ia menegaskan, semangat Paskah sangat relevan dalam mendorong tumbuhnya kesadaran untuk bersimpati dan berempati terhadap sesama.

“Paskah sangat relevan untuk memberikan kontribusi dalam memicu tumbuhnya kesadaran bersimpati dan berempati. Karena Paskah adalah pengorbanan Tuhan yang menjadi manusia untuk keselamatan umat-Nya,” jelasnya.

Lebih lanjut, Nikson menuturkan bahwa nilai pengorbanan tersebut harus menjadi pedoman dalam kehidupan sehari-hari, di mana setiap individu diharapkan dapat menjadi bagian dari “jalan keselamatan” bagi orang lain melalui kepedulian dan tindakan nyata.

“Oleh karena itu, setiap orang yang memahami makna Paskah harus bisa memedomani nilai tersebut. Kita harus menjadi bagian dari keselamatan bagi umat yang lain, menjadi jalan berbagi dan memberikan kepedulian kepada setiap orang,” katanya.

Ia pun berharap, semangat Paskah dari Manado dapat menjadi inspirasi bagi seluruh masyarakat Indonesia untuk terus memperkuat solidaritas sosial, menjaga kerukunan, serta mempererat persatuan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.