Amurang – Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Minahasa Selatan (Minsel) masing-masing Ketua Eva Keintjem bersama anggota Franny Sengkey dan Meidy Mamangkey menggelar diskusi bersama jurnalis alias Pers Biro Minsel.
RMaksud Pertemuan ini tak lain sebagai wadah pemersatu antara Panwas dan wartawan untuk bersama-sama melakukan pengawasan jalanya Pilkada Minsel agar jujur dan adil (Jurdil).
Menurut Ketua Panwaslu Minsel Eva Keintjem bahwa, melalui diskusi forum ini memang sangat baik dan perlu dilaksanakan.
“Agar dapat meminimalsir pelanggaran-pelanggaran mulai setiap tahapan Pilkada sampai pada hari H nanti, termasuk Tahapan pemutakhiran Data sangat penting pengawasan. Nah, lewat forup diskusi dengan Pers yang juga bisa secara langsung dekat dengan publik bisa mensosialisasikan ketentuan yang ada sekaligus bentuk pengawasan,” jelas Keintjem, Rabu (8/7/2015)
Lanjut dia menyampaikan panwaslu sudah memiliki strategi pencegahan dan penindakan.
Franny Sengkey anggota Panwaslu Minsel menyampaikan perlu adanya pemberitahuan kepada hukum tua agar jangan sembarangan mengeluarkan surat keterangan domisili kepada orang yang baru bahkan tidak dikenal.
Hal lain disampaikan Panwaslau lainya Meidy Mamangkey bahwa, saat kampanye nanti perlu juga perhatikan masa dari luar daerah yang menyusup, apalagi ingin suasana menjadi panas.
Hal-hal lain yang perlu diperhatikan adalah saat penjoblosan nanti, meski Panwaslu dana minim. Tapi kami berupaya maksimal untuk bekerja dengan profesional mengawal Pilkada berjalan dengan baik, jujur dan adil, pungkasnya. (sanlylendongan)

