Manado – Rencana audiensi Dewan Pengurus Pusat Pemuda Katolik (DPP-PK) dengan Walikota Manado, Vicky Lumentut, Kamis (03/07) gagal terlaksana. Meski sudah menunggu sekitar lima jam di ruangan tunggu kantor walikota, Ketua Umum PK Pusat Gustaf Tamo Mbapa MSi, Ketua Hubungan Luar Negeri Richard Moertiddjaya, Ketua PK Manado Stefanus Mangoting dan beberapa pengurus lainnya juga tak bisa bertemu dengan orang nomor satu di Manado itu.
“Kami terus terang kecewa karena protokoler walikota yang menjadwalkan pertemuan sekitar pukul 11.00 Wita. Kami datang dari pukul 10.00 Wita dan tetap setia menunggu Pak Wali sampai pukul 14.30 Wita. Namun, Pak Wali tetap tak menyempatkan waktu bagi kami,” kata Dede, sapaan akrab Stefanus Mangoting.
Lebih lanjut dikatakannya, kedatangan Panitia Rapimnas bersama Ketua Umum PK Pusat untuk melaporkan sekaligus memohon kesediaan walikota hadir di pembukaan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) PK yang dijadwalkan berlangsung pagi ini di Wisma Montini.
“Ini event berskala nasional karena dihadiri semua pimpinan PK dari seluruh daerah. Sekjen PK, Carol Natasha yang meraih suara terbanyak untuk Pileg DPR seluruh Indonesia juga hadir. Ini momen yang bagus untuk ikut mempromosikan Manado. Sayang meski menunggu berjam-jam, Pak Walikota tak menemui kami. Padahal kami sudah memasukkan surat permohonan audiens sebelumnya,” ucap Dede yang dibenarkan Gusti, salah satu pimpinan PK Manado.
Meski kecewa, Dede dan rombongan mengaku tetap akan mensupport pemerintahan Vicky-Ai. “Pemuda Katolik sudah biasa dikecewakan. Kami tetap mendukung program pemerintah Manado,” ujarnya. (leriandokambey)
