
Manado – Ajakan debat secara ilmiah yang dilayangkan oleh pihak Community Education Smart Care (CESC) atau lebih familiar dengan sebutan tim 10 yang dikomandani oleh DR. Flora Kalalo SH MH kepada pihak Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado ditanggapi dingin oleh Daniel Pangemanan selaku juru bicara Unsrat.
Kepada sejumlah wartawan Daniel mengungkapkan bahwa sebaiknya kita fokus pada pengimplementasian tri dharma perguruan tinggi yang telah menjadi kewajiban kita sebagai warga atau masyarakat kampus Universitas Sam Ratulangi.
“Alangkah baiknya kalau sebagai masyarakat kampus fokus saja pada implementasi tri dharma perguruan tinggi, yaitu Pendidikan, penelitian dan pengabdian pada masyarakat dibandingkan dengan mengadakan debat,” papar Daniel sapaan akrabnya.
Ajakan Tim 10 untuk melaksanakan debat publik ini mengingat akhir-akhir ini banyaknya pemasalahan yang muncul dilingkungan kampus.(jk)

Wah .. Daniel, ini kan yg anda tunggu – tunggu agar bisa saling mengklarifikasi segala dosa – dosa Rektor yg mereka tuduhkan. sekaligus publik bisa melihat dan menilai ” SIAPA YG BENAR DAN SIAPA YG SALAH”.
Selain itu juga debat ini bisa memberikan kesempatan kepada para pembela rektor yg sering membela dengan cara yang tidak cerdas di BM.com ini untuk menyampaikan yg sebenarnya dan di klarifikasi oleh pihak yg bertentangan. dengan demikian publik mendapatkan informasi yg seimbang.
Debat Publik ini SANGAT BAIK, dan bahkan ada debat publik sebelum PEMILU Presiden dan GUB. sekaligus bikin debat publik calon rektor … luar biasa!!!
Ayolah bung, terima jo, soale kalo nda somo lebe curiga publik.
Salam,
Sam