Ratahan -Sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Kabupaten Mitra hingga saat ini jongko soal Pendapayan Asli Daerah(PAD). Padahal saat ini sudah memasuki bulan ke delapan, namun capaian PAD hampir merata berada di 12 persen hingga 70 persen.
Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo) yang dipimpin Kepala Dinas Drs SH Mandagi, adalah SKPD yang paling jongko capaian PAD yakni Rp 24 juta dari target Rp 124 juta atau baru sekitar 12,4 persen. Sebagai instansi yang paling rendah capaian PAD, Dishubkominfo diminta harus proaktif untuk mengejar target. Apalagi SKPD ini memiliki banyak sumberpendapatan.
“Mereka (Dishubkominfo, red) seharusnya jemput bola. Banyak sumber PAD yang seharusnya mendatangakan pemasukan tidak dikelolah. Contohnya retribusi untuk transportasi dalam kota Ratahan (Bentor), seharusnya bisa dikenakan retribusi parkir. Demikian halnya dengan tower operator seluler yang hingga saat ini tidak dikenakan retribusi, padahal jelas-jelas ini sudah diatur dalama Perda Retribusi. Jika terus dibiarkan, yang rugi kita sendiri. Makanya Dishub harus mampu menterjemahkan hal ini,” pintah generasi muda Mitra, Adrian Rumondor.
Diketahui, hingga bulan Agustus ini baru dua SKPD yang PADnya mendekati 100 persen diantaranya Dinas Kesehatan yang dipimpin Kepala Dinas Dr Lilly Mawati dan Badan Penanaman Modal, Pelayanan Perijinan Satu Pintu (BPMP2SP) yang dipimpin Kaban Fenggy Wurangian.(dul)
