Tuding Mengajar di Pulau Hanya Dijadikan Transit CPNS
MANADO – Sejumlah guru dengan status Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Diknas Manado, yang ditempatkan di beberapa pulau, termasuk di Bunaken dikeluhkan para orangtua murid.
Keluhan ini terjadi, karena setiap hari para guru terlambat ke sekolah. ”Apalagi kalau ada badai atau ombak di laut, sejumlah guru ini tidak bisa berangkat ke pulau memimpin kegiatan belajar mengajar, ”ujar orangtua murid yang meminta namanya tidak ditulis.
Para orangtua murid juga khawatir dengan cuaca yang tidak menentu saat ini. ”Kalau melihat kondisi sekarang, sewaktu-waktu bisa saja terjadi kecelakaan laut, ”ujar beberapa orangtua murid lainnya.
Beberapa orangtua murid juga menyesalkan penerimaan CPNS belum lama ini. Karena ada beberapa CPNS yang hanya pulang setiap Jumat siang, dan nanti datang lagi setiap Senin siang. ”Kami terus terang kecewa dengan perilaku beberapa CPNS, terkesan mereka hanya menjadikan dinas di kepulauan sebagai batu loncatan. Terbukti setelah dua tahun banyak yang minta mutasi, ”ujarnya.
Khusus PNS guru, karena ini menyangkut kualitas anak didik, maka para orangtua murid meminta agar Kadis Diknas Manado melakukan sidak ke kepulauan, untuk mengecek keberadaan para guru di daerah kepulauan.(abm)
