Manado – Secara tidak langsung sektor pariwisata di Sulut sangat menunjang laju pertumbuhan usaha serta penyerapan tenaga kerja. Hal itu disampaikan Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey kepada wartawan terkait masih adanya daerah kabupaten/kota yang belum maksimal menunjang pariwisata daerahnya.
Olly Dondokambey mengatakan meskipun masih ada daerah di Sulut yang belum bersentuhan langsung dengan program pariwisata Pemprov dia berharap tidak perlu kecewa, karena meskipun daerahnya belum terkena dampak destinasi wisatawan yang mulai dibangun Pemprov, namun secara tidak langsung sangat berdampak besar.
“Walaupun bebrapa daerah di Sult belum melihat dampak secara langsung, tetapi secara tidak langsung seluruh produksi dari daerah itu seperti Minsel yang belum terjangkau, tetapi hasil produksi mereka seperti hasil pertanian sudah bisadinikmati oleh para turis,” katanya mencontohkan.
Dia menambahkan dengan pariwisata ini akan sangat berdampak bagi kemajuan daerah, karena sektor pariwisata akan sangat terasa memiliki multiplier effect dalam mengurangi pengangguran dan lainnya.
“Pariwisata juga akan mempercepat menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat Sulut, karena orang hanya modal sepuluh juta saja sudah bisa menciptakan lapangan pekerjaan dengan membuka restoran dan menyerap lapangan pekerjaan,” jelas Olly Dondokambey.
Berbeda dengan industri, dia harus menyiapkan modal minimal 50 juta dolar, dan membutuhkan waktu dua hingga tiga tahun baru bisa menyerap lapangan pekerjaan, katanya. (Rizath Polii)
