
Manado, BeritaManado.com – Kasus dugaan pelecehan seksual yang melibatkan seorang oknum Staf Khusus Gubernur Sulawesi Utara kembali menjadi sorotan publik.
Menanggapi hal tersebut, Koordinator Staf Khusus Gubernur Sulut, Ferdinand Mewengkang, angkat bicara dan menegaskan bahwa peristiwa itu tidak ada kaitannya dengan Gubernur Sulawesi Utara.
Ferdinand menekankan bahwa dugaan perbuatan tidak terpuji yang dilakukan oknum berinisial DD merupakan tindakan pribadi, yang sama sekali tidak mencerminkan sikap, nilai, maupun kebijakan Gubernur Sulut.
“Persoalan ini sebenarnya sudah sangat jelas. Tindakan yang dilakukan oknum tersebut adalah perbuatan pribadi dan tidak ada hubungannya dengan Gubernur Sulawesi Utara,” ujar Ferdinand, Minggu (1/2/2026).
Ia menjelaskan, meskipun yang bersangkutan saat ini menjabat sebagai Staf Khusus, namun status tersebut tidak dapat dijadikan alasan untuk menyeret nama pimpinan daerah.
Menurutnya, jabatan melekat pada fungsi, sementara tindakan pribadi adalah tanggung jawab individu.
“Hanya kebetulan saja yang bersangkutan menjabat sebagai Staf Khusus. Tetapi perilakunya tidak bisa dan tidak boleh dikaitkan dengan Bapak Gubernur. Ini murni persoalan pribadi,” tegasnya.
Ferdinand juga menyayangkan adanya pemberitaan yang dinilai menyeret nama Gubernur dalam kasus tersebut.
Ia menilai hal itu berpotensi mencederai marwah lembaga Staf Khusus, yang sejatinya bertugas menjaga nama baik Gubernur di tengah masyarakat.
“Saya sangat menyayangkan jika kasus ini dikaitkan dengan Gubernur. Tugas Staf Khusus adalah menjadi mata dan telinga Gubernur, menjaga nama baik pimpinan daerah. Tindakan seperti ini jelas tidak terpuji,” katanya.
Lebih lanjut, Ferdinand mendorong agar persoalan tersebut ditangani secara tegas sesuai aturan yang berlaku. Ia menegaskan bahwa tidak boleh ada toleransi terhadap tindakan yang melanggar hukum dan etika.
“Tindaki saja sesuai aturan. Sekali lagi, ini tindakan pribadi tanpa sepengetahuan Gubernur, apalagi jika disertai sikap arogan,” pungkasnya.
Sebelumnya, seorang oknum Staf Khusus Gubernur Sulut dilaporkan diduga melakukan pelecehan seksual terhadap seorang wanita di sebuah rumah makan di kawasan Sario, Kota Manado.
Korban mengaku bagian tubuhnya disentuh secara tidak pantas.Merasa dilecehkan, korban langsung bereaksi dengan menyiram kepala terduga pelaku menggunakan air, sebelum akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke Polresta Manado untuk mendapatkan perlindungan hukum.
(***/Jhonli Kaletuang)
