Lebih lanjut, ia mengaku tidak mengetahui mengenai pengisian aset-aset dalam LHKPN, karena sebelumnya belum pernah melakukannya.
Dito juga mengatakan, selama ini juga tak pernah menghitung jumlah harta miliknya, baik itu yang berupa hadiah, aset perusahaan, dan lainnya.
(Erdysep Dirangga)
