Manado – Menarik di akhir rapat paripurna pengambilan keputusan Ranperda Perubahan APBD Sulut tahun 2013, Kamis (12/9) sore, anggota DPRD Sulut Netty Pantow melakukan interupsi. Legislator dapil Minahasa Utara ini menyinggung telah terjadi ketidakseimbangan terkait usulan aspirasi yang dijaring anggota DPRD saat turun reses.
“Secara khusus saya memberi apresiasi kepada bapak gubernur dan jajarannya atas kinerja membangun Sulawesi Utara. Namun mencermati APBD-P kami memiliki data-data, khususnya dapil 6 (Nusa Utara, red) ada 44 kecamatan, kecamatan Tabukan Utara menjadi fokus penganggaran sebanyak 26 kegiatan.
Dalam APBD perubahan juga tercatat ada 27 kegiatan. Ini bukti tidak ada pemerataan karena di Sulut terdapat sekitar 150 kecamatan,” ujar Netty.
Kedepan, usul Netty, TAPD bersama Dinas PU melakukan kajian cermat dalam rangka mengakomodir setiap aspirasi anggota dewan, serta menghindari mafia aspirasi. “Kami sampaikan ini dengan harapan untuk mendapatkan perhatian serius pemerintah provinsi terkait aspirasi sehingga tidak ada istilah lain orang mensabotase, dan lain orang juga merasa bangga dengan apa yang mereka kerjakan,” sindir Netty. (Jerry)
