Minut

Nasi Jaha, Dodol dan Mujair Hiasi Pengucapan Minut

Airmadidi – Thanks Giving Day atau hari mengucap syukur di akhir musim panen, di lakukan masyarakat Kabupaten Minahasa Utara yang ada di 10 Kecamatan, Minggu (9/6)

Walau pengucapan se-Kabupaten Minut, namun ada juga sejumlah desa tidak merayakannya, karena akan menyesuaikan dengan hari ulang tahun desa atau hari ulang tahun gereja.

Sebagian masyarakat juga merayakan bersama jemat masing-masing di gereja, dengan membawa persembahan syukur.

Namun sebagian besar melakukan pengucapan dengan open house atau terima tamu dengan menyajikan beragam makanan dan kue.

Christine warga Malalayang Dua mengaku sudah dua tahun terakhir selalu mengikuti ucapan syukur di Tatelu, Kecamatan Dimembe dan desa sekitarnya.

“Di sini ada teman kerja saya, jadi tiap ada pengucapan teman saya mengundang dan saya selalu datang,” ujar Christine pada beritamanado.com, Minggu (9/6) malam.

Andre warga lainnya, juga sering ke rumah temannya di Desa Kuwil, Kalawat di saat pengucapan syukur.

Ibu Ane warga Kuwil, mengatakan telah menyiapkan makanan untuk para tamu dan teman-teman yang diundangnya. Sejumlah kue khas seperti Dodol dan Nasi Jaha pun disiapkannya.

“Sudah dua hari lalu, sibuk mempersiapkan makanan, apalagi untuk dodol dan nasi jaha, biasanya kalau tamu sudah kekenyangan, saya kasih dodol dan nasi jaha,” ujar Ibu Ane

Dari pengucapan syukur ini, sejumlah makanan tersaji, ada mujair, tinoransak, rw dan ayam bulu. Makanan ini juga merupakan ciri khas dari sebuah pengucapan syukur. (rbn)

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara