
MANADO — Bupati Christiany Eugenia Paruntu, Sabtu (1/10) sebelum acara penutupan Pameran Sulut Expo di Kayuwatu-Manado menerima investor dari Belanda. Selain Belanda, Malaysia dan Singapura. Keinginan para investor Belanda tertarik pada minuman Captikus dan Gula Aren. (ape)

yah itu katu noh, Indonesia pe produksi berongkos mahal, so itu susah tumbus di sana kang, deng jaminan produk kurang meyakinkan.
CEP itu pengusaha, tapi dia pe kualitas yah teruji sbg Bupati, bisa ndak dia bawa investor buat Minsel????? deng musti transparan, jangang2 lei dia bawa baut dia pe perusahaan and keluarga stou itu investor2. Tau jo toh, pengusaha, yang penting kaluar sadiki tapi pemasukan itu musti banyak.
Di Minsel, yang penting CEP berbuat sadiki, yang penting itu pemasukan buat dia pribadi lebe banyak; ongkos kampanya musti bale toh, mana mau CEP rugi demi rakyat Minsel.
Lia jo bukti: masih p.p. Manado-Minsel tiap hari, blum mau domisili di Minsel, baru brapa bulan so dapa mobnas baru, so dapa lei gelar2 dari dia pe SKPD, banyak kaluar2 Minsel khususnya ke Jakarta di mana dia ber-KTP ato domisili resmi stou, nimau ada saingan dari WaBup, deng laeng2.
Aceng…so susah mo tumbus tu pasar eropa..
Kemarin ita da pigi di CORA semacam “carefour” kita so sanang da lia gula merah, balimbing, mangga, lemong…ta kira dari Minsel serta kita baca, gula merah dari amerika selatan, balimbing , lemong deng mangga dari Israel…haha pidusu jo pa dorang…
hehehe, pencitraan sang Bupati.