BITUNG—Dipastikan dalam waktu dekat ini Dinas Energi dan SDM bersama anggota komisi C DPRD Kota Bitung bakal melakukan kunjungan ke lokasi pertambangan milik PT Meares Soputan Mining (MSM) dan PT Tambang Tondano Nusajaya (TTN). Kunjungan ini menurut Kadis Energi dan SDM Kota Bitung, Zulkifli Zoelhadji terkait mulainya PT MSM dan PT TTN melakukan eksplorasi diwilayah Kota Bitung sehingga pihaknya perlu malakukan pembicaraan dan melihat langsung seperti apa proses eksplorasi yang telah dilakukan kedua perusahaan tersebut.
“Agenda kunjungan telah kita sepakati, tinggal menunggu waktu yang tepat dan jadwal komisi C DPRD Kota Bitung. Namun yang jelas rencana kunjungan ini sudah kita bicarakan dengan perwakilan komisi C, Lexi Maramis dan ia menyetujui,” kata Zoelhadji beberapa waktu lalu.
Menurut Zoelhadji, pihaknya akan meminta klarifikasi serta lokasi-lokasi mana saja yang telah dijadikan sebagai tempat eksplorasi kedua perusahaan tambang tersebut. Termasuk juga akan melihat dam tailing yang telah dibangun, apakah sudah sesuai dengan ketentuan hingga memutuskan untuk melakukan eksplorasi.
“Kita akan singgung juga soal royalti yang akan mereka berikan kepada Pemkot Bitung. Dan katanya besaran royalti harus disesuaikan dengan Pemkab Minut, untuk itu kita terus melakukan koordinasi dengan mereka,” katanya.
Sementara itu ketika ditanya soal belum adanya RTRW dan pihak PT MSM dan PT TTN sudah mulai melakaukan eksplorasi, Zoelhadji mengaku itu bukan wewenang mereka. Mengingat yang mengeluarkan ijin adalah pusat sehingga pihaknya hanya mengkuti saja.
“Mereka kan (PT MSM dan PT TTN-red) sudah mengantongi ijin dari pusat jadi kita didaerah hanya bisa mengukuti saja, walaupun saat ini Kota Bitung saja belum memiliki RTRW,” ujar Zoelhadji.(en)
