Manado, BeritaManado.com – Bupati Minahasa Royke Octavian Roring yang diwakili oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Frits Robert Muntu mengikuti Focus Group Disscusion (FGD) Masterplan Smart City Kawasan Ekonomi Likupang yang digelar Kementerian Kominfo, Jumat, (12/11/2021) di Hotel Four Point Manado.
Kegiatan ini melibatkan jajaran Pemkab Minahasa dan Pemkab Minahasa Utara (Minut) serta menghadirkan Tenaga Ahli Smart City sebagai narasumber, masing-masing Andrari Grahitandaru, Tonny Hanif, Ali Rozikin, Putu Ananda Saskita, auditor Kementerian Kominfo RI Yohanes Rico Ananda Putera dan Kabid e-Government Diskominfo Provinsi Sulut John F Rembet.
Dari Pemkab Minahasa, hadir pula Asisten II Sekda Wenny Talumewo, Kepala Dinas Kominfo Agustifo Tumundo, Kaban BKPSDM Moudy Pangerapan, Kadispora Djeffry Sajow, Kadisbudpar Teddy Sumual, Kadis Koperasi UKM Maudy Lontaan, Kadis PUPR Teddy Lumintang, Sekretaris DPRD Minahasa Dolfie Kuron, para camat dan jajaran Kepala OPD lainnya.
Sedangkan dari Pemkab Minahasa Utara tampak Asisten II Allan Mingkid, Insperktur Umbase Mayuntu, Kadis Kominfo Theo Lumingkewas serta pejabat lainnya.
Mengawali kegiatan ini dilakukan penandatanganan komitmen (MoU), dari Pemkab Minahasa dan Pemkab Minahasa Utara yang berkomitmen saling berkolaborasi dan melakukan inovasi bersama mewujudkan Kawasan Likupang Cerdas.
Bupati Minahasa Royke Octavian Roring melalui Sekda Frits Muntu menyampaikan dukungan atas pelaksanaan FGD Smart City Kawasan Likupang ini.
“Kami menyambut baik kegiatan ini, dimana Kabupaten Minahasa terpilih menjadi salah satu dari 48 Kabupaten dan Kota di Indonesia, dalam program gerakan menuju Kota Cerdas (Smart City) Tahun 2021,” ujar Muntu.?
Dikatakan Muntu, sebelumnya Pemkab Minahasa bersama Kementerian Kominfo RI telah melaksanakan Bimbingan Teknis Masterplan Smart City sebanyak empat tahap.
“Kegiatan tersebut, dilanjutkan juga dengan penandatanganan komitmen dari semua Kepala Organisasi Perangkat Daerah selaku dewan Smart City Kabupaten Minahasa,” ujarnya.
Diuraikannya bahwa Smart City ini bukan lagi pilihan tetapi wajib dilaksanakan, karena pembangunan setiap daerah harus menggunakan konsep Smart City berdasarkan 6 Pilar, yaitu Smart Governance, Smart Branding, Smart Economy, Smart Living, dan Smart Environment, sehingga diharapkan setiap program pemerintah harus bermanfaat langsung kepada masyarakat.
Sekda juga menekankan bahwa kesuksesan gerakan menuju Smart City ini sangat bergantung pada kolaborasi dan sinergi yang dilakukan antara pemerintah pusat maupun daerah tentang inovasi dari Pemerintah Minahasa dan Minahasa Utara dalam mendukung Kawasan Ekonomi Khusus Likupang dan Kawasan Pariwisata prioritas Nasional.
“Harapan kami melalui kegiatan FGD ini, akan muncul ide ide kreatif dan inovatif dari para peserta, kiranya melalui kegiatan ini juga akan terjalin kolaborasi antara pemerintah Kabupaten Minahasa dan Minahasa Utara dengan Prinsip Nonrivalry,” tutup Sekda.
Kegiatan yang berlangsung sehari penuh ini, ditutup oleh Assisten II Pemkab Minahasa Wenny Talumewo pada sore harinya.
Di sela-sela penutupan kegiatan, Kadis Kominfo Minahasa Agustivo Tumundo didampingi Kabid E-Government Gogen Ngantung mengucapkan terima kasih dan apresiasi bagi para Kepala OPD dan Camat yang telah hadir langsung dan memberikan masukan yang baik dalam FGD tersebut
(***/FerdinandRanti)?

