Mantan Kajari Kabupaten Serui Papua Barat ini juga membantah jika kasus terkait dana BOS bukanlah pesanan pihak tertentu seperti yang dituding Maylinda.
“Awalnya kita dapat temuan ini dari intelijen kita. Jadi tidak ada pesan sponsor. Kita tidak mau dijadikan alat untuk memuaskan kepentingan orang tertentu. Kami melaksanakan tugas diatas rell. Yang salah kita tindaklanjuti. Yang tidak salah dan tidak cukup bukti. Kami hentikan tanpa syarat,” tegasnya.
(abinenobm)
