
Minut, BeritaManado.com — Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan kepedulian nyata bagi masyarakat, khususnya para lanjut usia (lansia) dan keluarga yang tengah berduka.
Di penghujung 2025, Bupati Minahasa Utara Joune Ganda menegaskan pemerintah daerah tetap konsisten memberikan pelayanan dan bantuan sosial, meski di tengah keterbatasan anggaran.
Dalam kegiatan penyaluran bantuan dari Dinas Sosial Kabupaten Minahasa Utara, Joune Ganda menyapa langsung para oma-oma, opa-opa, dan sejumlah penerima bantuan sosial.
Dengan penuh empati, ia menyampaikan rasa syukur karena pemerintah masih diberi kemampuan untuk terus hadir di tengah masyarakat yang membutuhkan.
Salah satu bentuk kepedulian tersebut diwujudkan melalui penyaluran santunan duka dengan total anggaran sekitar Rp1,6 miliar kepada 508 penerima yang terverifikasi dan memiliki data lengkap di Dinas Sosial.
Bantuan ini ditujukan bagi keluarga yang ditinggalkan, sebagai bentuk kehadiran pemerintah dalam masa-masa sulit yang mereka hadapi.
Tak hanya santunan duka, bantuan sosial juga diberikan kepada anak terlantar, penyandang disabilitas terlantar, serta para lansia. Bagi Joune Ganda, bantuan ini bukan sekadar angka, melainkan wujud tanggung jawab moral dan kemanusiaan pemerintah kepada rakyatnya.
“Pemerintah harus selalu hadir bersama emasyarakat, terutama bagi mereka yang perlu dibantu. Lansia, warga rentan, dan keluarga yang berduka tidak boleh merasa sendiri,” tegas Joun.
Joune mengungkapkan komitmen besar pemerintah daerah di sektor kesehatan.
Meski menghadapi pemotongan anggaran dari pemerintah pusat, Pemkab Minahasa Utara tetap memprioritaskan kesehatan sebagai investasi jangka panjang.
Hal ini ditandai dengan penandatanganan kerja sama bersama BPJS Kesehatan untuk tahun 2026, guna menjamin seluruh warga ber-KTP Minahasa Utara dapat memperoleh layanan kesehatan gratis.
“Kesehatan masyarakat adalah tanggung jawab kami. Walaupun anggaran terbatas, niat kami tidak surut untuk memastikan masyarakat tetap terlayani,” ujarnya.
Berbagai bantuan yang telah disalurkan selama ini, termasuk bantuan langsung tunai bagi warga kurang mampu, menjadi bukti bahwa pemerintah daerah tidak hanya hadir dalam seremoni, tetapi benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat.
Dengan semangat kebersamaan, Joune mengajak seluruh elemen masyarakat untuk saling menguatkan dan mendukung program-program pemerintah demi Minahasa Utara yang lebih sehat, sejahtera, dan maju.
“Semoga setiap upaya yang kita lakukan diberkati Tuhan, dan Minahasa Utara terus melangkah menjadi daerah yang lebih cemerlang ke depan,” tandasnya.
(Alfrits Semen)
