Perusahaan-perusahaan dari Shandong pun tak mau ketinggalan, mereka sudah menanamkan modal di berbagai sektor di Indonesia, mulai dari aluminium, listrik, hingga bahan bangunan.
Bukan Sekadar Dagang, Tapi Inovasi dan Visi Masa Depan
Pameran ini bukan Cuma soal transaksi barang tradisional.
Di Paviliun Teknologi Pintar, suasana berubah menjadi futuristik.
Mobil terbang, robot anjing bionik, dan berbagai inovasi mutakhir lainnya sukses memukau pengunjung.
Nama-nama besar seperti Tesla dan Unitree Robotics, bersama perusahaan Fortune Global 500 seperti CP Group dan Amazon, memamerkan produk dan solusi terbaru mereka.
Ini adalah cerminan jelas dari tren peningkatan industri global yang tak terhindarkan.
Adhi Kusuma Yudha Halim, Direktur Pusat Promosi Perdagangan Indonesia di Shanghai, tampak sangat serius menyusuri setiap sudut pameran.
Ia menuturkan bahwa acara ini bukan sekadar platform perdagangan, melainkan juga jendela untuk mengamati perkembangan teknologi Tiongkok dan membangun fondasi kerja sama di masa depan.
“Saya cukup terkesan dengan inovasi yang ada di pameran ini,” tuturnya.
Hubungan Tiongkok dan Indonesia memang semakin erat.
Pada November 2024, kedua negara merilis pernyataan bersama tentang pembangunan kemitraan strategis komprehensif dan memajukan komunitas Tiongkok-Indonesia dengan masa depan bersama.
Di bulan yang sama, mereka juga menandatangani protokol fitosanitari untuk kelapa segar dari Indonesia ke Tiongkok.
Alhasil, batch pertama kelapa segar Indonesia resmi masuk pasar Tiongkok pada April 2025.
“Indonesia umumnya mengekspor produk mineral ke Tiongkok, tapi kami sedang berupaya diversifikasi ekspor dengan mempromosikan lebih banyak produk pertanian seperti buah-buahan tropis,” jelas Adhi.
Ia mengakui bahwa persaingan antar pengekspor ASEAN semakin ketat, sehingga perusahaan Indonesia harus bekerja lebih keras agar bisa unggul di pasar Tiongkok.
“Selain pameran ini, perusahaan-perusahaan Indonesia juga aktif dalam acara-acara besar lainnya seperti China International Import Expo di Shanghai,” tambahnya.
Merayakan Hubungan dan Peluang RCEP
Tahun ini menjadi momen spesial karena bertepatan dengan peringatan 75 tahun hubungan diplomatik antara Tiongkok dan Indonesia, sekaligus tiga tahun berlakunya perjanjian RCEP.
Dalam beberapa tahun terakhir, kerja sama Tiongkok-ASEAN telah menunjukkan kemajuan signifikan berkat RCEP.
