
Manado, BeritaManado.com — Anggota Dewan Perwakikan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) Maya Rumantir mengajak umat Kristen Indonesia khususnya Sulawesi Utara untuk menjadikan Natal bukan sekedar perayaan seremonial.
Menurut Anggota Komite IV DPD RI ini, Natal memiliki ruang yang sangat dalam untuk ditelusuri karena berkaitan dengan misteri penyelamatan Allah untuk manusia.
“Kita harus menjadikan Natal sebagai inspirasi untuk menggerakkan pikiran dan tindakan sehari-hari kepada sesama,” ungkap Maya Rumantir.
Dari sudut pandang keluarga, Maya Rumantir berharap agar seluruh anggota keluarga baik itu ayah, ibu dan anak, semuanya dapat memancarkan karakter keluarga kudus Nazareth.

“Kita harus memiliki beberapa karakter dari keluarga Yesus, Maria dan Yosep. Disana ada kerendahan hati, pekerja keras, ketaatan pada kehendak Allah, sabar dan lain sebagainya,” ujarnya.
Jadi dalam implementasi sikap untuk memaknai Natal, umat Kristen seharusnya menjadikan kehidupannya sebagai teladan sebagaimana terinspirasi dari pribadi-pribadi did alam keluarga kudus.
Maya Rumantir sendiri memiliki tradisi yang selalu dilakukan di setiap momentum Natal bersama keluarga dan sesama.
“Kalau di tengah-tengah keluarga, saya pastinya mengikuti ibadah di gereja. Namun bagi saya, berkat Natal tidak hanya untuk dinikmati oleh keluarga saja, melainkan orang lain atau sesama. Dengan berbagi cerita dan berkat Tuhan, maka itu sudha cukup sebagai implementasi makna Natal dalam kehidupan sehari-hari)
(Frangki Wullur)
