
Manado, BeritaManado.com — Pencarian korban kecelakaan kapal berinisial S yang melompat ke laut (man overboard) di perairan Bunaken, telah memasuki hari ketujuh namun Tim SAR Gabungan belum menemukan tanda-tanda keberadaan korban.
Berdasarkan informasi yang dirangkum, Kapal Motor (KM) Igel Star yang hendak bergerak dari pelabuhan Manado ke pulau Manado Tua mengalami kebakaran mesin tepatnya di depan perairan tanjung Alung Banua.
Karena panik saat kejadian tersebut, korban langsung melompat ke laut, Rabu (31/1/2020) kemarin.
Kepala Kantor Basarnas Manado, Suhri N N Sinaga mangatakan, telah berkoordinasi dengan pihak keluarga dari korban dan tempat dimana korban bekerja, bahwa pencarian akan dihentikan dan dilanjutkan dengan pemantauan area pencarian dari titik lokasi kejadian diperluas hingga 17 Mill.
“Selama pencarian tim Basarnas, Polair, Marinir dan BPBD sudah memberitahukan kepada para nelayan, apabila menemukan tanda tanda korban yang sudah diberikan agar melaporkan ke Basarnas yang berada di Malalayang,” ujar Suhri N N Sinaga, Kamis (6/2/2020).
Lebih lanjut, Suhri Sinaga menjelaskan hingga pencarian hari ketujuh, Tim SAR Gabungan sudah bekerja semaksimal mungkin untuk menemukan korban tetapi belum menamukan tanda-tanda dari korban.
“Pos Basarnas Malalayang siap menerima laporan apabila terkaji kecelakan di laut dikarenakan akses sangat dekat dengan laut Manado,” ucap Suhri Sinaga.
Kepala Kantor Basarnas Manado ini juga menyampaikan, semua pihak sudah berkumpul dan telah menyepakati bersepakat untuk menutup operasi SAR, namun akan tetap dilanjutkan dengan pemantauan.
“Saya sangat berterima kasih kepada semua pihak yang terlibat dalam pencarian korban, sehingga pencarian berjalan lancar walau korban belum ditemukan,” tandasnya.
(***/Rei Rumlus)
