Amurang – Drs Markus Wauran, sesepuh masyarakat Amurang, Minahasa Selatan (Minsel), menyatakan keprihatinanya terhadap kejadian yang terjadi di Minsel, tanah kelahiranya. Mulai dari demontrasi menuntut penuntasan korupsi sampai penikaman kordinator lapangan (Korlap) Niko Lonteng, sudah cukup membuat, warga kawanua di Jakarta prihatin.
“Saya sangat prihatin yang terjadi di Minahasa Selatan, untuk itu kami berharap, segenap elemen masyarakat di Minahasa Selatan, jangan halangi masyarakat menyampaikan aspirasi. Kita ini di jaman demokrasi, dijamin berpendapat, sambil mengikuti norma-norma hukum yang ada di nagara ini,” tukas Wauran, mantan anggota DPR RI, saat menghubungi beritamanado.com
Wauran juga mendesak pihak kepolisian mengusut dugaan kasus karupsi yang terjadi di Minsel, termasuk kasus penikaman korlap demo itu (Niko Lonteng, red). “Ini bukan lagi di jaman orde lama, yang harus mengekang orang berpendapat di lindungi undang-undang. Asalkan sesuai koridor hukum, itu sah-sah saja,” terang Wauran, pimpinan kerukunan keluarga Minsel di Jakarta, belum lama ini. (sanlylendongan)

