Tuhan, Manado: Rabu 15 Januari 2014.
Aku saksikan kekuasaan Maha Besarmu melumpuhkan sifat ego, menghancurkan rasa sombong dan meluluhlantakan nafsu keangkuhan yang ada dalam jiwaku.
Aku berada di tengah-tengah mereka, Orang-orang tak berdosa tanpa Daya,
Berjuang sekuat tenaga menyelamatkan yang tersisa…
Orang-orang yang lainnya dengan derita, meratapi apa yang hilang darinya dengan air mata…
Tuhan, aku tahu setiap ujian-Mu adalah teguran sekaligus Cinta kasihmu.
Kau mengingatkan aku pada para pendosa yang telah diberi amanat Rakyat untuk menjadi malaikat, tapi akhirnya berkhianat.
Tuhan,
Maafkan dosa-dosa mereka yang telah Menebang Hutan, mengeruk tanah untuk Reklamasi Pantai, mengambil Emas, membangun gedung-gedung semau mereka diatas bumi yang engkau ciptakan dengan nafsu liarnya, dan bukan karena rasa hormat mareka atas Karya Agung-Mu.
Maafkan dosa-dosa mereka yang telah merusak harmoni alam dan menciptakan kekacauan ditengah Semesta Kerajaan yang Engkau bangun, dengan Syahwat hewaninya, dan bukan dengan rasa cintanya kepada-Mu.
Maafkan dosa-dosa mereka yang selama ini menjadikan jabatan sebagai Tuhannya dan pencitraan sebagai pengabdian wajibnya, serta Kekuasaan sebagai arah politiknya, dan bukan menjadikan Surga-Mu sebagai tujuan akhir hidupnya.
Tuhan,
Selamatkan Indonesia-ku,
Selamatkan Sulawesi Utara-ku,
Selamatkan Manado-Ku,
Selamatkan Rakyat-ku,
Tuhan,
Aku terima Ujian-Mu sebagai teguran dan rasa Cinta-Mu.
Karena aku tahu, engkau tidak akan menguji aku diluarbatas kemampuanku untuk menghadapinya.
Tuhan,
Jatuhkanlan hukuman-Mu pada para pendosa yang telah berkhianat itu.
Tuhan, maafkan aku dan maafkan dosa-dosa kami….
Karya: Benny Rhamdani
