Manado – Pesatnya pertumbuhan ekonomi di kota Manado ditambah dengan semakin baiknya industri parawisata di kota ini membuat sejumlah pengusaha hotel nasional membuka jaringan hotelnya di Manado. Sebut saja Sahid Hotel ( Sahid Grup ), Sintesa Peninsula( Sintesa Grup ), Swiss Bell Hotel (Swiss Bell International ), Aston Hotel, Aryaduta (Lippo Grup), NovHotel ( Accor Grup ) dan beberapa hotel berbintang lainnya. Dengan jumlah penduduk diatas 500 ribu jiwa kota Manado menjadi daya tarik tersendiri bagi pengusaha hotel tersebut.
Manado Jadi IncaranPengusaha Hotel
Kabarnya telah dimulai pembangunan Lion Plasa dibekas gedung Boulevard Mall. Hotel milik Lion Air ini nantinya akan menjadi hotel Lion pertama di Indonesia. Walikota Kota Manado Vicky Lumentut mengatakan, lion air akan membangun plasa dan hotel di kawasan wisata belanja Manado.
“Kami sudah menerima pemberitahuan resmi dari pemilik lion air Rusdi Kirana, awal bulan ini yang akan dilakukan dalam waktu dekat,” kata Lumentut.
Wali Kota Lumentut mengatakan, Rusdi Kirana, pemilik Lion Air sudah menegaskan hal ini, dana akan segera merealisasikan mega proyek ini sehingga bias selesai dalam waktu dua sampai tiga tahun kedepan.
“Pemilik lion air memilih Manado sebagai lokasi pembangunan plasa dan hotel, karena dinilai aman dari berbagai sudut sehingga dinilai sangat tepat menjadi pusat pengembangan usaha pariwisata,” jelas Walikota.
Nantinya penumpang Lion Air akan diarahkan ke hotel tersebut yang nanti dapat melanjutkan ke daerah wisata lainnya. Lumentut mengakui plasa dan hotel ini akan lebih diarahkan untuk masyarakat golongan menengah ke atas terutama wisatawan, sehingga pemasukan dari sini akan berdampak positif bagi perkembangan perekonomian Sulawesi Utara khususnya Manado. (oke)

