Berita Utama

Lukman Lapadengan Beberkan Penyebab Kelangkaan Solar di Sulut

Lukman Lapadengan Beberkan Penyebab Kelangkaan Solar di Sulut
Kendaraan antri di salah satu SPBU di Manado untuk mendapatkan solar. Foto: BeritaManado.com

Manado, BeritaManado.com —  Kelangkaan solar di Sulawesi Utara (Sulut) khususnya di Kota Manado sudah berlangsung cukup lama.

Hampir setiap hari, terlihat antrian panjang kendaraan yang akan membeli solar di sejumlah SPBU.

Kritik pun dilontarkan berbagai kalangan masyarakat.

Kepala Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Sulut Frans Maindoka, yang dikonfirmasi BeritaManado.com, berdalih jika aktifitas jual-beli solar bukan kewenangan dinasnya.

Menurut Frans Maindoka, teknis perdagangan solar lebih tepat jika ditanyakan kepada Biro Ekonomi.

“Memang kita selalu koordinasi, tapi bagusnya ke Biro Ekonomi,” kata Frans.

Sementara Kepala Biro Perekonomian Sekretariat Daerah Provinsi Sulut, Lukman Lapadengan, tidak menampik terjadinya kelangkaan solar di Sulut.

Kata Lukman Lapadengan, kondisi serupa juga terjadi di seluruh Indonesia.

“Hampir semua provinsi terjadi kelangkaan,” terang Lukman kepada BeritaManado.com, Rabu (20/7/2022).

Ia menjelaskan, kuota solar subsidi yang tidak mencukupi menjadi penyebabnya.

Berbagai upaya telah dilakukan Pemprov Sulut, termasuk menyurat kepada BPH Migas agar diberikan penambahan solar.

“Bahkan bersama Komisi II DPRD Sulut sudah langsung ke Jakarta memperjuangkan ini. Tapi memang belum ada penambahan,” terangnya.

Meski begitu, usaha terus dilakukan pihaknya.

Lukman mengaku sedang mempersiapkan surat permohonan lagi agar kuota solar lebih diperbanyak.

“Mungkin karena efek pandemi. Sekarang permintaan solar terus bertambah karena Covid-19 melandai, sementara kuota yang dikirim masih ukuran lama,” tandasnya.

(Alfrits Semen)

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara