
Balon Sangadi desa Bunong Awaludin Datunugu
Boroko, BeritaManado.com – Desa Bunong, Kecamatan Bintauna menjadi salah satu dari 72 Desa di Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) yang akan melaksanakan Pemilihan Sangadi (Pilsang) tahun 2021 secara serentak.
Awaludin Datunugu diketahui satu diantara empat Bakal Calon (Balon) Sangadi yang sudah dipastikan akan ikut ambil bagian pada perhelatan pesta demokrasi tingkatan desa tersebut.
Tentu untuk meyakinkan hati masyarakat, setiap Balon Sangadi harus mempersiapkan segala bentuk persiapan, termasuk visi misi dan program kerja selama enam tahun ke depan.
Sebab visi misi dan program kerja oleh setiap calon memiliki peranan penting dalam melihat arah kebijakan desa mendatang.
Hal itu pula yang ditawarkan Balon Sangadi Awaludin Datunugu kepada masyarakatnya, lewat visi misi dan program kerja dirinya akan menjadikan Bunong sebagai desa mandiri.
Kepada BeritaManado.com, pria yang berprofesi wartawan ini menilai visi misi merupakan salah satu syarat mutlak yang harus dipersiapkan oleh calon pemimpin kedepan.
Untuk itu, kata dia, kelak diberikan amanah oleh masyarakat. Desa Bunong akan dijadikan sebagai desa mandiri.
“Visi dan Misi yang telah tertuang akan menjadi acuan pembangunan desa Bunong pada enam tahun kedepan,” singkatnya.
Berikut visi misi dan program kerja Balon Sangadi Awaludin Datunugu :
VISI : Gotong royong, mewujudkan desa mandiri yang jujur, adil, sejahtera, berbudaya dan berakhlak mulia.
MISI :
1. Meluaskan kesadaran hukum masyarakat melalui program masyarakat sadar hukum.
2. Meningkatkan kualitas pendidikan baik formal maupun nonformal melalui program gerakan kampung cerdas.
3. Meningkatkan ketersediaan sarana dan prasarana umum yang aman dan nyaman serta ramah lingkungan.
4. Meningkatkan pelayanan publik dan keterbukaan informasi.
5. Menggenjot potensi desa wisata bahari dengan desa mandiri melalui program desa wisata.
6. Mewujudkan system usaha mandiri melalui program pengembangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).
7. Menanamkan nilai-nilai religius dan kearifan lokal melalui program pengembangan nilai spiritual dan adat istiadat.
8. Mewujudkan pemerintah desa yang jujur dan berwibawa dengan pengambilan keputusan yang cepat dan tepat.
9. Mengedepankan kejujuran dan musyawarah mufakat dalam kehidupan sehari-hari baik dengan pemerintahan maupun dengan masyarakat desa.
10. Meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat desa yang maksimal.
11. Meningkatkan kehidupan desa secara dinamis dalam segi keagamaan dan kebudayaan.
12. Meningkatkan profesionalisme dan mengaktifkan seluruh perangkat desa.
SASARAN PRIORITAS PADA 100 HARI PROGRAM KERJA
A. Bidang Pemerintahan
Pemerintah Desa merupakan unit terkecil dari Pemerintahan secara Nasional, yang mana acap kali ditemukan permasalahan mulai dari desa. Oleh karena itu Pemerintahan desa harus jujur, professional, amanah, ramah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat serta cepat dan tegas saat mengambil keputusan. Untuk mewujudkan pemerintahan yang baik diatas, maka dipandang perlu melakukan beberapa hal :
1. Pembenahan Aparatur Pemerintahan Desa
Aparatur Pemerintahan DESA MANDIRI perlu mengoptimalkan kinerjanya agar masing-masing bidang dapat berfungsi dengan baik dan melaksanakan tugas sesuai tupoksi masing-masing, sehingga tidak terjadi tumpang tindih tugas.
2. Transparansi Pengelolaan Keuangan
Untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat kepada Kepala Desa dan Aparatur Desa, maka pengelolaan keuangan desa harus transparan. Transparansi keuangan yang dimaksud adalah dimana masyarakat harus mengetahui sumber-sumber keuangan atas musyawarah masyarakat desa, serta membuat laporan kepada BPD.
3. Sinergitas Dengan BPD
Anggota Badan Permusyarawatan Desa (BPD) merupakan tokoh/wakil masyarakat dan sebagai mitra sejajar Kepala Desa serta penampung aspirasi masyarakat harus dilibatkan dalam musyawarah terutama menyangkut urusan-urusan strategis pembangunan desa. Selain itu BPD juga dimintakan pendapat sesuai tugas dan fungsinya.
4. Peningkatan Pelayanan Publik
Pelayanan terhadap masyarakat perlu ditingkatkan secara maksimal sehingga masyarakat dengan mudah mendapat pelayanan sesuai dengan kebutuhan dengan tidak membeda-bedakan status dalam masyarakat. Tentu pelayanan dan kebutuhan yang dimaksud tidak bertentangan dengan norma-norma dan hukum yang berlaku.
B. Bidang Pembangunan
Pembangunan pada hakikatnya adalah mewujudkan perubahan terhadap sesuatu dari yang tidak/kurang baik, menjadi baik, dari yang tidak bermanfaat menjadi bermanfaat, dan dari yang rusak menjadi bagus serta dari yang tidak bisa digunakan menjadi bisa digunakan. Prioritas utamanya adalah :
1. Pembangunan Akhlak
Pembangunan akhlak bertujuan untuk menjadikan masyarakat yang berakhlak karimah. Sarananya adalah pengajian, majelis taklim serta kegiatan-kegiatan positif lainnya seperti mengadakan pembinaan bersholawat bersama dan juga sekolah minggu dan seterusnya bagi saudara kita umat kristiani. Hal ini perlu mendapat perhatian serius terutama generasi muda untuk menghadapi tantangan jaman yang semakin modern.
2. Pembangunan Fisik
A. Pembangunan sarana transportasi seperti membuka ruas jalan menuju perkebunan, pengembangan jalan berupa pengaspalan jalan pokok dan jalan lintas persawahan, hal ini dipandang dapat meningkatkan standar ekonomi masyarakat desa.
B. Pembangunan sarana dan prasarana olahraga, memberikan pembinaan bagi keolahragaan desa dengan memberi stimulus aset permodalan untuk Karang Taruna Desa, sehingga pengembangan potensi pada cabang-cabang olahraga dapat berjalan secara optimal.
C. Pembangunan akses sanitasi yang layak berupa jamban bagi masyarakat yang belum memiliki, sehingga terintegrasi dengan program Pemerintah Daerah yakni Stop Buang Air Besar Sembarangan (Stop BABS) dan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM). Pembangunan embung masuk pada perencanaan yang akan dibahas pada Pra Musrembang Tingkat Desa dalam menyiapkan substansi atau materi untuk menyusun rencana pembangunan desa dan kemudian disampaikan pada Pra Musrembang Tingkat Kecamatan agar bersesuaian dengan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD, perencanaan tersebut sebagai upaya penanggulangan bencana banjir disaat intensitas curah hujan yang tinggi juga masuk dalam sasaran prioritas pembangunan jangka panjang.
C. Bidang Pertanian
Sebagian besar penduduk DESA MANDIRI adalah hidup dari hasil pertanian, sehingga perlu ada perhatian khusus terhadap apa saja yang menjadi kendala para petani desa, seperti sulitnya mendapat pupuk bersubsidi, racun dan juga bibit, dengan demikian desa akan hadir untuk memfasilitasi.
SASARAN YANG INGIN DICAPAI
A. Bidang Pemerintahan
1. Pemerintahan Desa menjalankan tugas dengan penuh tanggungjawab, transparan dan amanah.
2. Pelayanan kepada masyarakat cepat, mudah dan ramah.
3. Tumbuhnya kepercayaan masyarakat kepada Pemerintahan Desa baik dalam bidang pelayanan maupun bidang pengelolaan keuangan.
B. Bidang Pembangunan
1. Terbentuknya masyarakat yang berakhlak mulia
2. Tersedianya sarana transportasi yang baik
3. Terwujudnya persatuan olahraga desa melalui kepemimpinan karang taruna desa dengan berbagai cabang olahraga seperti sepak bola dan bola volley.
4. Terwujudnya sanitasi berupa jamban dan embung sebagai perencanaan jangka panjang
C. Bidang Pertanian
Berfungsinya kelompok tani sehingga mempermudah pemerintahan desa untuk memfasilitasi ketersediaan pupuk bersudsidi, racun dan bibit.
(Nofriandi Van Gobel)
