Agama dan Pendidikan

Lepas Pawai Taptu, Steven Kandouw: Kemerdekaan Diraih dengan Air Mata, Darah, bahkan Jiwa

Lepas Pawai Taptu, Steven Kandouw: Kemerdekaan Diraih dengan Air Mata, Darah, bahkan Jiwa


Manado – Upacara Pawai Taptu menandai peringatan HUT ke-74 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2019 di Provinsi Sulawesi Utara.

Kegiatan dilaksanakan di lapangan Mapolda Sulawesi Utara, dihadiri Wakil Gubernur Sulut Steven Kandouw, Forkopimda Sulut, Asisten Pemerintahan dan Kesra Edison Humiang, Asisten Pembangunan dan Perekonomian, Muhamad Rudi Mokoginta dan sejumlah pejabat TNI Polri, Jumat (16/8/2019) malam.

Wagub Steven Kandouw mengatakan, kemerdekaan tidak diraih dengan mudah tapi melalui proses pengorbanan, air mata, darah, bahkan jiwa.

“Melalui Taptu mengingatkan kita semua bagaimana jasa jasa para founding father yang dulu memproklamirkan republik ini jadi tidak serta merta tapi melalui proses perjuangan,” kata Kandouw.

Pawai Taptu merupakan pawai berjalan kaki dengan membawa alat penerangan obor, yang diadakan tiap tahun dalam rangka menyambut hari Kemerdekaan Republik Indonesia.

Upacara dipimpin langsung Kapolda Sulut, Irjen Pol Dr. Remigius Sigid Tri Harjanto. Peserta terdiri dari personel TNI-Polri, instansi pemerintah, pelajar dan gerakan pramuka.

Pawai diawali dengan pemasangan api obor oleh Kapolda Sulut kepada perwakilan peserta. Setelah obor peserta seluruhnya menyala, dilangsungkan dengan pelepasan pawai oleh Wagub Steven Kandouw, Kapolda Sulut bersama Forkopimda.

Pawai ini bertujuan untuk mengenang kembali perjuangan para pahlawan dalam memperjuangkan kemerdekaan bangsa Indonesia, khususnya di daerah Sulawesi Utara.

(***/JerryPalohoon)


BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara