Berita Utama

Lagi, Yaki Disembelih untuk Pengucapan

Daging Yaki yang dijual di Pasar Langowan (foto ist)
Daging Yaki yang dijual di Pasar Langowan (foto ist)

Langowan – Kembali salah satu satwa khas Sulawesi, Macaca Nigra atau dikenal dengan sebutan Yaki dibantai untuk menjadi hidangan pengucapan wilayah Minahasa, Minggu (20/7/2014). Dimana, Sabtu (19/7/2014) di Pasar Langoan Minahasa seorang pedagang menawarkan daging Yaki untuk menjadi salah satu hidangan pengucapan.

Menariknya, penjual daging Yakin ini adalah seorang wanita. Dan dari semua pedagang yang menwarkan berbagai aneka daging, hanya perempuan ini yang menjual khusus daging Yaki yang telah dibakar kemudian dijual dalam bentuk potongan-potongan.

“Satu Yaki doptong sepuluh bagian. Satu potong saya jual Rp250 ribu,” kata wanita ini tanpa ragu kendati daging yang dijualnya melanggar hukum.

Ia mengaku mendapatkan Yaki tersebut dari wilayah Tutuyan Kotamobagu yang kebetulan diterimanya bertepatan jelang pengucapan di wilayah Minahasa. “Ada lima ekor Yaki yang saya jual dan dua ekor sudah terjual dalam bentuk potongan,” katanya.

Wanita ini juga tak sungkan untuk mengatakan jika daging Yaki yang dijualnya adalah kualitas terbaik karena berasal dari Tutuyan. “Dagingnya kering bagus,” katanya mempromosikan tiga ekor daging Yaki yang masih ada di meja jualannya.

Sementara itu, beberapa waktu lalu ketika menjelang pelaksanaan pengucapan Amurang Minsel, pecinta dan pemerhati satwa Sulut dikejutkan dengan beredarnya foto pembantain Yaki yang diupload David Phia di facebook. Dalam foto itu, David Phia menyatakan jika dua ekor Yaki yang ada dalam foto merupakan hasil buruan untuk hidangan pengucapan Amurang Minsel.(abinenobm)

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara