
Bitung—Aksi demo ahli waris tanah yang selema ini didiami PT Pertamina Kota Bitung didatangi puluhan pendemo, Senin (24/9) siang. Kali ini para pendemo yang mengklaim ahli waris ini dotu tunggal Nicodemus Timani Bitung, menempelkan sejumlah baliho di pagar Terminal Pengisian BBM Depot Pertamina jalan Yos Sudarso nomor 1 Kota Bitung.
“Kami sudah lelah menunggu dan hanya menerima janji dari PT Pertamina untuk menyelesaikan masalah tanah yang digunakan selama ini,” kata salah satu ahli waris Merry AK Sompotan.
Ia sendiri mengaku cucu dari Dotu Nicodemus Sompotan yang tentu memiliki hak atas tanah yang telah digunakan PT Pertamina selama puluhan tahun. “Kalau memang tidak mau memberikan ganti rugi, silakan angkat kaki dari tanah kami,” katanya.
Sementara itu, ahli waris lainnya yakni Barina Sompotan yang mengaku anak ke-6 Esau Ningka Sompotan mengancam akan memblokir aktivitas yang ada Terminal Pengisian BBM Depot Pertamina Kota Bitung. Mengingat dirinya mengaku sudah muak dengan sikap PT Pertamina yang tidak kunjung merealisasikan ganti rugi.
“Lihat saja nanti, jika tuntutan kami ini tidak direspon saya akan menutup semua akses jalan masuk PT Pertamina,” katanya.
Seperti diketahui, aksi demo dari sejumlah ahli waris tanah PT Pertamina ini terus berlanjut. Mengingat hingga kini tuntutan para ahli waris soal gantirugi belum juga direalisasikan mengingat masih simpang siurnya siapa sebenarnya yang memiliki kuasa atas gati rugi tersebut.(enk)
