Berita Utama

Kursi Pimpinan DPRD Sulut Dikuasai Kader Unggulan ‘Dapil Neraka’

Kursi Pimpinan DPRD Sulut Dikuasai Kader Unggulan 'Dapil Neraka'
Situasi ruang rapat paripurna DPRD yang berlangsung di ruang rapat paripurna dalam rangka HUT Provinsi Sulut (foto dokumen BeritaManado.com).

Manado, BeritaManado.com — DPRD Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) telah menetapkan empat orang pimpinan DPRD Provinsi Sulut.

Rapat paripurna penetapan Pimpinan DPRD tersebut dipandu oleh Pimpinan DPRD sementara Fransiscus Andi Silangen dan Michaela Elsiana Paruntu.

Empat orang pimpinan DPRD Sulut yang ditetapkan tersebut pun sah, dan akan dituangkan dalam keputusan DPRD Sulut.

“Usul calon pimpinan DPRD Provinsi Sulawesi Utara masa jabatan 2024-2029 dinyatakan sah untuk dituangkan dalam keputusan DPRD, yang selanjutnya akan disampaikan kepada menteri dalam negeri republik indonesia melalui gubernur untuk diresmikan pengangkatannya,” jelas Fransiscus Rabu, (9/10/2024) pada rapat paripurna DPRD Sulut.

Diumumkan bahwa, usul calon pimpinan DPRD Provinsi Sulawesi Utara masa jabatan tahun 2024-2029, adalah sebagai
berikut :

Ketua: Fransiscus A. Silangen (PDI Perjuangan)
Wakil ketua: Michaela Elsiana Paruntu (Partai GOLKAR)
Wakil ketua: Billy Lombok (Partai Demokrat)
Wakil ketua: Stela Marlina Runtuwene (Partai NasDem)

Dengan begitu kursi pimpinan DPRD Sulut didominasi oleh para kader unggulan asal daerah pemilihan (Dapil) Minahasa Selatan-Minahasa Tenggara yang dikenal dengan julukan sebagai ‘Dapil Neraka’ yakni Billy Lombok, Michaela Elsiana Paruntu dan Stela Runtuwene.

Meski demikian pengamat Politik Provinsi Sulut Taufik Tumbelaka memandang bahwa, meski tiga pimpinan DPRD tersebut berasal dari Dapil yang sama, namun mereka merupakan figur-figur handal yang dapat merepresentasikan aspirasi seluruh masyarakat se Provinsi Sulut.

“Saya yakin bukan hanya tiga kader tapi keempat pimpinan DPRD yang ditetapkan telah melalui penilaian dari partai politik masing-masing dan mereka memiliki integritas tinggi, juga memiliki kemampuan untuk menjadi jembatan antara rakyat dan pemerintah guna memastikan kebutuhan masyarakat yang harus diperhatikan,” ungkap Taufik.

Menurut Taufik, keempat pimpinan DPRD tersebut memiliki track rekord yang baik, namun tak bisa dipungkiri juga tak lepas dari pengawasan masyarakat dalam menjalankan tiga tugas dan fungsi utamanya sebagai wakil rakyat.

“Saya berharap, para pimpinan DPRD yang sudah ditetapkan ini terus mempertahankan integritasnya serta menjaga modal sosial yang baik yang dimiliki agar terus dipercaya masyarakat dalam menjalankan tugas-tugasnya,” kata Taufik.

“Saat ini saya yakin mereka adalah orang-orang pilihan, yang dinilai mampu memikul tanggung jawab yang lebih besar sebagai wakil rakyat,” sambung Taufik.

(Erdysep Dirangga)

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara