
Manado, BeritaManado.com — KSM Ilmu Kesehatan Mata, Instalasi Promosi Kesehatan dan Pemasaran RSUP Prof dr R D Kandou Manado memberikan Sosialisasi dan edukasi terkait Retinopati Diabetik.
Kegiatan dilakukan di ruang tunggu Poliklinik Bedah, dengan sasaran bagi para pasien dan keluarga yang berobat di RS Kandou, Kamis (13/10/2022).
Ini dilakukan bertepatan dengan hari penglihatan sedunia tahun 2022 yang jatuh tepat pada tanggal 13 Oktober 2022.
“Retinopati diabetik merupakan komplikasi dari diabetes dan merupakan penyebab kebutaan yang sering terjadi pada pasien diabetes,” ungkap dr Ade John Nursalim, MM, MARS, SpM dari Subdivisi Vitreoretina KSM Ilmu Kesehatan Mata RSUP Kandou.
Menurutnya, Retinopati Diabetik merupakan persoalan penting di Sulawesi Utara (Sulut), mengingat Sulut merupakan peringkat ketiga penderita diabetes tertinggi di Indonesia.
Dijelaskannya, kondisi Retinopati Diabetik dapat diperburuk jika terdapat komplikasi lain seperti tekanan darah tinggi yang tidak terkontrol dan pola hidup yang tidak sehat, seperti merokok.
“Deteksi dan tatalaksana dini merupakan kunci keberhasilan dari tatalaksana Retinopati Diabetik. Oleh karena itu, semua pasien dengan diabetes diharapkan memeriksakan matanya ke dokter mata setidaknya 6 bulan hingga 1 tahun sekali,” pungkas dr Ade John Nursalim.
Adapun dirinya mengapresiasi para pasien dan keluarga yang mendengarkan sosialisasi juga edukasi dari RSUP Kandou dengan antusias, di mana hal ini dapat dilihat dari pertanyaan-pertanyaan yang dilayangkan.
Sementara itu, Iepala Instalasi Promosi Kesehatan dan Pemasaran, dr Sekplin Sekeon, SpS (K), MPH berharap agar kesadaran akan penyakit mata, khususnya penyakit mata yang timbul akibat diabetes dapat menjadi perhatian dari masyarakat sehingga dapat mencegah kebutaan.
“Kiranya saudara-saudara menjadi perpanjangan tangan informasi kesehatan dan apa yang didapatkan hari ini bisa disampaikan ke teman dan keluarga yang lain sehingga semua masyarakat bisa mengetahui,” tutup Sekplin Sekeon.
(***/jenly)
