
Manado – Kriteria birokrat sebagai calon bupati Minahasa yang akan diusung PDI-Perjuangan justru menguntungkan Mecky Onibala. Pengamat politik dan pemerintahan Taufik Tumbelaka berbeda dengan penilaian akdemisi Unsrat Ferry Liando yang lebih mengunggulkan Jantje Sajow.
“Syarat birokrat mengerucut kepada Onibala (Mecky Onibala, red) dan Jantje Sajow. Jika benar kriteria tersebut maka yang paling berpeluang adalah Mecky Onibala,” tutur Tumbelaka kepada beritamanado, Rabu.
Dibandingkan Sajow, tambah Tumbelaka, Onibala memiliki karir birokrat lebih panjang. Berbagai jabatan pernah diemban putera Tolok ini diantaranya, pernah menjadi kepala kecamatan, hingga penjabat bupati Minahasa Selatan. Sementara Jantje Sajow memiliki basic pendidik alias guru.
“Khan tidak semua PNS itu birokrat. Nah, Onibala justru memenuhi kriteria tersebut karena berpendidikan birokrat, lulusan APDN, IIP dan menjalani karier sebagai birokrat bahkan pernah jadi penjabat bupati,” tambahnya.
Untuk itu mantan aktifis UGM ini menyarankan PDI-Perjuangan menentukan kriteria jelas terhadap figur birokrat yang diinginkan partai berlambang kepala banteng moncong putih ini sebagai calon bupati Minahasa periode 2013-2018. (jerry)

Yang akan “bertarung” di Pemilukada Minahasa:
* CNR – DJT (Golkar-Demokrat)
* JWS – IvanSa (PDI-P)
* HAG – TS / HaTi (Gerindra)
* AFN – Jeffry Mentu (Independen)
* Yocke Kaseger – ? (Gabungan Partai)
The winner is..?
^_^
Lebe bagus om ALO dari samua calon
Onibala memang bagus, mar ganti jo deng NOLDY PRATASIS
iyo, stuju kita kalo MOnibala secara birokrat lebe layak. Tapi soal MOnibala, bagimana itu kabar-kabari kasus DAK Minsel 2012 yg katanya MOnibala deng MKairupan terlibat?????
deng yang pasti, soal MOnibala itu salah satu SHS pe gaco buat Pilkada Minahasa selain IS depe anak!!!!!
so pas itu….
M2O IS The BEST FOR MINAHASA