Dan pada titik ini, sudah tidak ada lagi alasan untuk menunda evaluasi.
Plh. Kepala Dinas Kominfo Sulut perlu diganti.
Sebab diamnya bukan tanda kebijaksanaan, melainkan bukti ketidakmampuan membaca arah zaman.
Yulius–Victor butuh Kominfo yang hidup—yang bekerja dengan kepala dan hati. Bukan sekadar dinas yang bersembunyi di balik laporan kegiatan dan dokumentasi seremonial.
Sebab ketika suara pemerintah tak lagi sampai ke rakyat, mungkin yang perlu diganti bukan pesannya, tapi pengeras suaranya.
(*)
