Manado – Guna meningkatkan prestasi, kinerja, dan citra institusi TNI-AD, prajurit harus menyadari pentingnya berkomunikasi secara efektif dengan seluruh stakeholders TNI, antara lain, pemerintah, keluarga besar TNI, pengamat militer, masyarakat, dunia usaha, lembaga swadaya masyarakat, dan pers.
Hubungan yang harmonis dengan para pemangku kepentingan tersebut dapat
diwujudkan melalui beberapa cara, yakni pencitraan TNI yang mengabdi untuk
rakyat/publik, komunikasi yang baik, moral dan perilaku anggota yang
disenangi rakyat, serta sense of belonging publik terhadap TNI.
Demikian substansi ceramah yang disampaikan oleh motivator kondang dari
Jakarta Drs. Aqua Dwipayana, M.Ikom di hadapan ratusan prajurit Korem
131/Santiago yang memenuhi Aula Makorem 131/Santiago, Selasa (8/5). Untuk mengupayakan komunikasi yang efektif, prajurit Santiago harus bisa
menghargai orang lain, dapat memahami perasaan orang lain, mengikuti
norma-norma yang berlaku di masyarakat, menyampaikan pesan secara jelas,
dan kerendahan hati yang selalu tercermin dalam sikap dan tindakannya.
Para prajurit Santiago juga dipesan untuk selalu mendasarkan segala
tindakan pada tigal hal: berdoa (dimensi spiritual quotient: kecerdasan
spiritual), berusaha (dimensi intellectual quotient: kecerdasan intelektual), dan bersyukur (dimensi emotional quotient: kecerdasan emosi). Ketiga hal tersebutlah yang dapat mendorong setiap manusia untuk bekerja secara ikhlas, keras, cerdas, dan tuntas guna hasil yang berkualitas.
Komandan Korem 131/Santiago Kolonel Inf A.A.B. Maliogha dalam sambutan
singkatnya menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas waktu yang
telah disisihkan oleh Bapak Aqua untuk memberi pencerahan kepada prajurit
Santiago. Dalam kesempatan tersebut, Danrem juga sempat memberikan
cenderamata Patung Santiago sebagai tanda penerimaan Drs. Aqua Dwipayana,
M.Ikom sebagai warga kehormatan Korem 131/Santiago. (Penrem 131/Santiago/edit jry)

jadi begitu ya?
prajurit memang seharusnya diajari cara berkomunikasi yg santun dengan rakyat. tampang garang hanya boleh muncul di medan perang! oi toh…?