Kota Bitung

Kodim 1310/Bitung Beri Penghormatan Militer kepada Purnawirawan TNI Serma Radius Baginda

Tangis Haru Iringi Pemakaman Militer Serma Purn Radius Baginda, Pengabdian Sang Prajurit Diantar Hingga Peristirahatan Terakhir.

Peliput: Syarif Umar l Bitung

Suasana haru menyelimuti prosesi persemayaman hingga pemakaman almarhum Serma (Purn) Radius Baginda yang dilaksanakan secara militer oleh jajaran Kodim 1310/Bitung, Sabtu (30/5/2026). Upacara tersebut menjadi bentuk penghormatan terakhir atas dedikasi dan pengabdian almarhum kepada bangsa dan negara selama bertugas di lingkungan TNI Angkatan Darat.

Almarhum Serma (Purn) Radius Baginda diketahui mengakhiri masa dinasnya dengan jabatan terakhir sebagai Bati Madya Teknik Urtih Dodiklatpur Rindam XIII/Merdeka. Prosesi penghormatan dilaksanakan mulai dari rumah duka di Kelurahan Manembo-Nembo Atas, Kecamatan Matuari, hingga pemakaman di TPU Waleleng, Kelurahan Pinokalan, Kecamatan Ranowulu, Kota Bitung.

Rangkaian kegiatan diawali dengan ibadah penghiburan yang dipimpin Ketua Jemaat GMIM Karisma Secata Rindam XIII/Merdeka, Pdt. Prisca Matialo, M.Th. Usai ibadah, dilanjutkan upacara persemayaman sebelum jenazah diberangkatkan menuju tempat peristirahatan terakhir dengan pengawalan dan penghormatan militer.

Kepala Staf Kodim 1310/Bitung Mayor Cpm Samsuri Usman bertindak sebagai Inspektur Upacara. Sementara Perwira Upacara dipercayakan kepada Pasipers Kodim 1310/Bitung Kapten Inf Jacob Judas dan Komandan Upacara dijabat Danramil 1310-01/Bitung Lettu Inf Edyzon Kasenda.

Pasukan penghormatan terdiri dari personel Kodim 1310/Bitung, Yonif TP 916/Bara Sakti, Satrol Kodaeral VIII/Bitung, serta Sathantai Kodaeral VIII/Bitung yang turut memberikan penghormatan terakhir kepada almarhum.

Dalam amanatnya, Inspektur Upacara menyampaikan bahwa upacara kebesaran militer tersebut merupakan bentuk penghargaan negara atas jasa, dharma bhakti, dan pengabdian almarhum selama menjalankan tugas sebagai prajurit TNI.

“Upacara kebesaran ini dilaksanakan sebagai penghormatan dan penghargaan atas jasa, dharma bhakti, serta pengabdian almarhum kepada bangsa dan negara semasa hidupnya. Kepergian almarhum merupakan kehendak Tuhan Yang Maha Kuasa yang tentu membawa duka bagi kita semua, namun sebagai umat beragama kita wajib menerimanya dengan ikhlas,” ungkapnya.

Di tempat terpisah, Dandim 1310/Bitung Letkol Inf Dewa Made DJ menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga besar almarhum. Menurutnya, penghormatan militer yang diberikan merupakan tradisi luhur TNI dalam menghargai setiap pengabdian prajurit yang telah mendedikasikan hidupnya bagi kepentingan bangsa dan negara.

“Upacara pemakaman militer ini merupakan bentuk penghargaan dan penghormatan TNI Angkatan Darat atas jasa dan pengabdian almarhum kepada bangsa dan negara. Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan serta kekuatan,” ujar Dandim.

Prosesi pemakaman turut dihadiri Danramil 1310-06/Airmadidi Kapten Inf Frederik Liwutang, Camat Matuari Fonda Femmy Orah, S.Sos., Lurah Manembo-Nembo Atas Justien Maidangkai, Babinsa Serka Hutdam, perangkat kelurahan, jemaat GMIM Karisma Secata Rindam XIII/Merdeka, serta keluarga dan sekitar 300 pelayat yang hadir memberikan penghormatan terakhir.

Kepergian Serma (Purn) Radius Baginda meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, sahabat, dan rekan seperjuangan. Namun jejak pengabdian dan dedikasinya sebagai prajurit akan tetap dikenang sebagai teladan bagi generasi penerus bangsa.

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara