Bisnis dan Ekonomi

Kinerja Industri Jasa Keuangan Stabil, Aset Industri Perbankan Capai Rp85,07 Triliun

Jika menilik dana pensiun, secara year on year juga tidak berbeda yaitu pada bulan Mei 2023 mengalami pertumbuhan.

Hal ini tercermin dari peningkatan Investasi Dana Pensiun sebesar 5,92 persen (yoy) menjadi Rp298,48 miliar dari sebelumnya sebesar Rp281,81 miliar.

Dari sisi aset, juga terdapat peningkatan sebesar 5,96 persen menjadi Rp305,31 miliar dari sebel mnya sebesar Rp288,15 miliar.

Premi Asuransi Jiwa Konvensional pada Triwulan II tahun 2023 mengalami kontraksi sebesar 10,60 persen menjadi Rp260,15 miliar dari sebelumnya Triwulan II 2022 sebesar Rp291 miliar (yoy).

Jumlah klaim pada periode yang sama juga mengalami penurunan sebesar 24,99 persen menjadi Rp260,68 Miliar dari sebelumnya tercatat sebesar Rp347,53 miliar.

Peningkatan serupa juga terjadi di Sulut untuk Asuransi Umum, di mana premi Asuransi Umum Konvensional pada Triwulan II tahun 2023 mengalami peningkatan sebesar 17,94 persen menjadi Rp260,49 miliar dari sebelumnya Triwulan II 2022 sebesar Rp220,87 miliar (yoy). Sedangkan jumlah klaim pada periode yang sama mengalami peningkatan signifikan yaitu sebesar 29,43 persen menjadi Rp127,89 Miliar dari sebelumnya tercatat sebesar Rp98,81 miliar.

Perusahaan Financial Technology Lending di Sulut pun tidak mau kalah dan terus mencetak pertumbuhan positif.

Hal ini tercermin dari peningkatan outstanding pinjaman pada Juni 2023 meningkat signifikan sebesar 47,14 persen (yoy) menjadi Rp430,43 miliar dari sebelumnya sebesar Rp292,53 miliar. “Berdasarkan jumlah rekening penerima pinjaman aktif (entitas) pada periode yang sama juga mengalami peningkatan signifikan sebesar 43,19 persen (yoy) menjadi 182.024 entitas dibandingkan tahun sebelumnya sebesar 127.117 entitas,” pungkas Winter.

(srisurya)

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara