Manado – Ada hal menarik yang mencuat dalam diskusi buruh dan nonton bareng (noreng) film Work Class Heroes, yang digelar AJI Manado, Sabtu (7/12/2013) lalu di Hotel Gran Central Manado.
Dimana sempat mengemuka bahwa ada sejumlah rumah makan dan mall di Kota Manado mempekerjakan tenaga kerja dari luar Sulut akibat orang Sulut sendiri gengsi. Menurut Ketua Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI), Jack Andalangi, selain memang benar orang Sulut gengsi, bahwa upaya itu adalah sistim politik upah murah yang dimainkan pengusaha.
“Kita harus hati-hati dengan hal itu. Kami punya data permainan upah murah dari pengusaha sehingga menggunakan tenaga kerja luar Sulut. Kalau orang lokal tidak mungkin upah murah. Rata-rata mereka dikontrak tahunan dengan bayaran sangat murah,” tutur Andalangi. (Agust Hari)
