Sangihe

Kepala UPTD Samsat Tahuna Jarang Masuk Kantor

Tahuna – Keberadaan Kepala UPTD Samsat Tahuna Tris J Pilat belakangan menuai pertanyaan dari berbagai elemen masyarakat Sangihe.

Pasalnya selama menjadi pimpinan kantor UPTD Samsat Tahuna, Pilat kerap mangkir dari pekerjaan dan terkesan menerima gaji buta.

Bukan itu saja dari informasi yang berhasil dirangkum awak media menyebutkan selain jarang masuk kantor, Pilat juga mempergunakan kendaraan Dinas Susuki APV DL 255 untuk kebutuhan pribadi di Manado namun pembiayaan bahan bakar minyak (BBM) justru diambil dari kas kantor.

“Kepala UPTD Samsat Tahuna, jarang masuk kantor kalaupun yang bersangkutan ada, dalam dua pekan sekitar dua sampai tiga hari saja melaksanakan tugasnya selebihnya dalam setiap bulan berjalan Pilat tidak masuk kantor,” ungkap sejumlah staf yang meminta namanya jangan diberitakan.

Menyikapi masalah ini Sekretaris GMNI Cabang Sangihe Jusuf Gaghana dihubungi terpisah menyesalkan sikap seorang pimpinan unit kerja yang memiliki mental seperti ini.

“Harusnya sebagai pimpinan dalam satu unit kerja menjadi teladan yang baik bagi bawahannya. Dan hal ini tentunya selain merusak citra lembaga juga menjadi hambatan pelayanan bagi masyarakat,” kata Gaghana.

Olehnya Gaghana meminta Gubernur Sulut untuk melakukan tindakan tegas terhadap setiap pejabat di jajaran pemprov Sulut yang dinilai kinerja jongkok.

“Kalau melihat fakta yang ada, ini bukan hanya mrenyangkut kinerja, tetapi sudah pelanggaran terhadap aturan abdi negara sebagai seorang PNS yang harusnya diberikan sangsi tegas sehingga tidak menjadi wabah bagi pejabat lainnya,” tandas Gaghana.

Terpisah Kepala UPTD Samsat Tahuna Tris J Pilat ketika dihubungi BeritaManado.com tidak berada di tempat. Menurut sejumlah staf pimpinan mereka sejak datang saat kunjungan Wakil Gubernur akhir pekan lalu sudah kembali ke Manado Selasa (9/12/2014).

Dihubungi via SMS dengan nomor 081244660XX yang bersangkutan enggan membalasnya. (gun)

BeritaManado.com: Berita Terkini Kota Manado, Sulawesi Utara