MANADO – Kisruh di universitas ternama di Sulawesi utara, tepatnya di Unsrat kian meruncing. Bahkan bias politik, dan kepentingan kelompok semakin sulit dihindari. Hal ini sangat disayangkan Annes Supit SS, alumni Unsrat kepada beritamanado,com, Sabtu (11/2).
Annes, menyarankan agar kedua kubu yang berseteru di Unsrat menyadari bahwa imbas pertentangan ini akan semakin mencoreng wajah Unsrat. ”Mari kita kembali ke fokus utama yakni, meningkatkan kualitas belajar, dan mengajar di Unsrat, ”ujar Annes meyakinkan.
Sementara itu, seorang dosen yang enggan namanya disebutkan, mengatakan, kelompok penekan alias berlawanan dengan Prof Dr Donald Rumokoy, Rektor Unsrat saat ini bukan merupakan figur bersih. ”Ada beberapa dari kelompok penentang itu yang mentalnya tidak bagus. Bahkan di antara mereka ada yang dari segi moralitas buruk. Saya tidak akan tunjuk hidung di sini, tapi pasti teman-teman di Unsrat sudah tahulah yang sebenarnya, ”ujar sumber yang mewanti-wanti namanya tak dipublikasikan.(del)

@mahasiswa peduli anda kuliah di mana??? berapa biaya pembangunan anda dan apakah semua biaya pembangunan anda di pake untuk membangun kampus anda?????????????
kalo berani sebutkan nama kua jangan lempar batu sembunyi tangan…. @pembele kebenaran kalo anda tidak tau apa yang terjadi unsrat jangan ngomong yahhh….@mahasiswa peduli unsrat masalah ini sudah lama di isukan bukan karena mejelang pilrek… anda sering baca berita atau tidak?
Konkrit saja……
Kiapa Ini masalah ini Muncul nanti somo dekat-dekat pilrek?????
“sesuatu banget”…….!!!!!
Memang bisae dorang samua, apalagi itu empat provokator dari hukum….depe ketua tim pangputar bale cerita, lapor sana-sini, bayar sana -sini, sampe beking palsu tanda tangan, serta mo akui dia nemau, belum itu laen2…..yg depe sisa laki2 lebe parah, sampe so saki itu satu krna mulai dapa dp akibat sandiri……depe sisa sponsor so bayar supaya bakoar2 beking bisae pa Rektor……
Tidak sportif, main dibelakang, seharusnya berani tampi dan menunjuk hidung, kalau memang mempunyai kebenaran fakta. Dosen apaan, nama saja tak ingin disebut..
hello sumber yg wanti2 tak mau sebutkan namanya…
kalu takut jangan ngomong…
beraninya lempar batu sembunyi tangan…
sejelek-jeleknya seseorang itu tapi jika ada sedikit niat berbuat baik itu jauh lebih terhormat dan mulia dibanding orang munafik yg pecik dan penakut!!!