
Manado, BeritaManado.com – Semangat kompetisi dan cinta akan budaya lokal bergema di gelanggang pacuan kuda balitka, Manado saat kejuaraan pacuan kuda piala wali kota Manado berlangsung dengan sukses dan meriah Sabtu (24/5/2025).
Ribuan penonton dari berbagai daerah tumpah ruah memenuhi tribun dan pinggiran lintasan, menyaksikan kuda-kuda pacu terbaik berpacu dalam kecepatan dan strategi.
Ajang bergengsi ini menjadi lebih dari sekadar kompetisi olahraga.

Ia telah menjelma menjadi panggung kebanggaan budaya Sulawesi Utara serta titik temu antara pelestarian tradisi dan pengembangan pariwisata berbasis olahraga.
Wakil Wali Kota Manado, dr. Richard Sualang, yang hadir membuka secara resmi kejuaraan ini, menyampaikan pesan yang menggugah.
Menurutnya, pacuan kuda tidak hanya menguji keberanian dan kecepatan, tetapi juga merepresentasikan identitas budaya yang telah mengakar sejak lama di tengah masyarakat Sulut.
“Kejuaraan pacuan kuda ini bukan sekadar olahraga yang memacu adrenalin, tetapi juga bagian dari tradisi yang harus kita jaga. Semoga ajang ini membawa kegembiraan dan menjadi berkat bagi kita semua,” ujar Sualang dalam sambutannya yang disambut tepuk tangan meriah para penonton.
Ia juga berharap kegiatan seperti ini dapat mempererat persatuan masyarakat dan menjadi inspirasi positif bagi generasi muda untuk mencintai serta melestarikan olahraga tradisional.
“Dari sini akang lahir banyak kuda pacu serta joki-joki handal untuk mengharumkan nama Sulut bahkan tingkat Nasional,” akhirnya.
Tampak hadir juga dalam kegiatan tersebut tokoh penting dari pemerintah daerah dan instansi vertikal, di antaranya Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sulut Jemmy Ringkuangan, Kadispora Kota Manado Pontowuisang Kakauhe, dari Danlantamal VIII, perwakilan Pangdam, perwakilan Danlanud serta Ketua Umum PORDASI Sulut, Ferry Wowor.
(Jhonli Kaletuang)
