
MANADO, BeritaManado.com — Setelah melewati perjuangan panjang selama lebih dari satu tahun, Kebaya Noni asal Sulawesi Utara akhirnya resmi ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBTb) Indonesia Tahun 2025 oleh Kementerian Kebudayaan RI.
Keputusan bersejarah ini diumumkan dalam Sidang Penetapan Warisan Budaya Takbenda Indonesia yang digelar di Jakarta, 10 Oktober 2025.
Penetapan ini menjadi tonggak penting bagi masyarakat Sulawesi Utara, terutama bagi Perkumpulan Pecinta Kebaya Noni Indonesia (PPKNI) yang sejak 2023 konsisten memperjuangkan pelestarian dan pengakuan resmi busana tradisional tersebut.
“Penetapan ini bukan akhir perjuangan, tetapi awal dari tanggung jawab bersama untuk menjaga, mengenakan, dan memperkenalkan Kebaya Noni kepada dunia,” ujar Coreta Louise Kapoyos, Ketua Umum PPKNI, dengan penuh rasa haru dan bangga.
Awal Perjalanan: Dari Talk Show Hingga Gerakan Nasional
Perjalanan panjang pelestarian Kebaya Noni dimulai pada akhir tahun 2023, ketika PPKNI menggelar Talk Show Kebaya Noni di Jakarta.
Acara ini menghadirkan Direktur Pengembangan Budaya Kemendikbudristek bersama perwakilan berbagai komunitas kebaya dari seluruh Indonesia.
Dari forum tersebut, muncul tekad bersama untuk memperjuangkan Kebaya Noni agar diakui secara nasional.
Sejak saat itu, langkah-langkah konkret dilakukan untuk memperkenalkan Kebaya Noni ke berbagai lapisan masyarakat.
Tahun 2024 hingga 2025 menjadi masa aktif bagi PPKNI dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dalam mempromosikan kebaya khas daerah ini melalui berbagai kegiatan budaya dan kolaborasi lintas komunitas.

Kebaya Noni di Pentas Nasional
Dalam kurun waktu tersebut, Kebaya Noni tampil di berbagai kegiatan bergengsi yang memperkuat eksistensinya di kancah nasional.
Beberapa di antaranya adalah:
Kolaborasi dengan komunitas kebaya di Jakarta, menghadirkan pameran busana dan diskusi budaya yang menyoroti akar sejarah dan keunikan Kebaya Noni.
Forum Group Discussion (FGD) bersama Dinas Kebudayaan Sulawesi Utara, melibatkan budayawan, akademisi, cendekiawan, dan tokoh masyarakat untuk memperdalam nilai filosofis dan historis Kebaya Noni.
Partisipasi dalam ajang Sulut Expo dan Discover North Sulawesi di Jakarta, yang menampilkan keindahan dan identitas budaya daerah lewat peragaan Kebaya Noni.
Momentum penting juga hadir dalam Hari Kebaya Nasional pertama tahun 2024 di Jakarta, di mana PPKNI menayangkan video edukasi Kebaya Noni dan turut berpartisipasi dalam fashion show nasional yang dihadiri langsung oleh Presiden Republik Indonesia.
Kebaya Noni kembali menarik perhatian publik dalam Parade Kebaya Nasional 2025 di Solo, yang menegaskan posisi khasnya di antara kebaya-kebaya dari seluruh nusantara.
Eksistensi dalam Ajang Prestisius
Pesona Kebaya Noni juga melintasi panggung budaya dan olahraga.
Pada 2024, Tim Ski Air Australia tampil di Manado mengenakan Kebaya Noni sebagai simbol persahabatan dan apresiasi terhadap budaya lokal.
