Selain mengajar bahasa Mandarin di desa nelayan Kalibaru, Chai masih bepergian bolak-balik setiap hari dari pusat kota Jakarta ke berbagai komunitas, berupaya memperkuat rantai pasok pangan sekaligus memperluas basis pelanggannya.
Bagi kaum muda China yang tinggal di negara ini, Indonesia bukan lagi sekadar tempat untuk bekerja. Melalui ketekunan, kemampuan beradaptasi, dan keterlibatan yang erat dengan masyarakat setempat, mereka sedang membangun kehidupan mereka sendiri sekaligus memperdalam ikatan budaya antara kedua negara.
